PATI, Bratapos.com - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Bupati Pati Sudewo memimpin Rapat Koordinasi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) bersama Forkopimda di Ruang Pringgitan Pendopo Kabupaten Pati. Rakor ini sekaligus membahas mitigasi potensi cuaca ekstrem dan perubahan iklim yang diprediksi terjadi pada akhir tahun.
Dalam arahannya, Bupati Sudewo menegaskan bahwa seluruh unsur pemerintah daerah, TNI–Polri, dan instansi pendukung telah disiapkan secara optimal untuk memastikan perayaan Nataru di Kabupaten Pati berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.
“Kami sedang rapat koordinasi persiapan Nataru bersama Forkopimda. Segala sesuatunya dipersiapkan agar Natal dan Tahun Baru tahun ini berjalan aman, lancar, kondusif, dan tidak ada gangguan apa pun,” ujarnya.
Layanan Publik dan Sektor Vital Sudah Siaga
Sudewo memastikan sektor-sektor vital di Kabupaten Pati berada pada kondisi siaga penuh. Mulai dari PLN, Bulog, Pertamina, hingga pelaksanaan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama libur panjang Nataru.
Di sektor kesehatan, seluruh fasilitas layanan seperti RSUD RAA Soewondo, RSUD Kayen, hingga Puskesmas di tiap kecamatan dipastikan beroperasi 24 jam. Seluruh tenaga kesehatan diwajibkan siaga untuk memberikan pelayanan cepat dan optimal kepada masyarakat.
Pengamanan Lalu Lintas Diperketat
Pengamanan arus kendaraan di jalur utama Kabupaten Pati juga menjadi fokus. Jajaran Polresta Pati dan Satlantas telah menyiapkan pola rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan, terutama di titik rawan padat kendaraan.
“Kasatlantas sangat siap agar tidak terjadi kemacetan. Pak Kapolresta juga siap untuk memastikan tidak ada gangguan keamanan dan ketertiban,” tutur Sudewo.
Sinergi Ormas dan Lembaga Keagamaan
Bupati Sudewo mengapresiasi dukungan penuh dari berbagai organisasi masyarakat dan lembaga keagamaan seperti FKUB, NU, dan Muhammadiyah yang turut memperkuat kesiapan Kabupaten Pati dalam menghadapi Nataru serta potensi cuaca ekstrem.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi modal penting bagi Kabupaten Pati untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama rangkaian libur Natal dan Tahun Baru berlangsung.
(Bambang k/BP)