Grobogan, Jateng.Bratapos.com - Warga Desa Mangunsari, Kecamatan Tegowanu, mengeluhkan pelayanan PDAM Grobogan yang dinilai kurang maksimal. Sudah beberapa hari terakhir, aliran air bersih ke rumah-rumah warga terhenti, menyebabkan kesulitan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi ini semakin memperburuk situasi, karena meskipun air tidak mengalir, tagihan iuran PDAM tetap berjalan seperti biasa. Warga menilai petugas PDAM kurang teliti dalam memberikan pelayanan, dengan fokus utama pada penagihan iuran tanpa memeriksa apakah distribusi air berjalan lancar.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keluhannya terkait hal ini. “Tagihan tetap jalan, tapi airnya tidak ada. Kami sangat dirugikan. Seharusnya PDAM tidak hanya menagih, tapi juga memastikan air mengalir,” ujar warga tersebut dengan nada kesal. Rabu (26/11/2025).
Lebih lanjut, beberapa warga lainnya juga mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap respons petugas PDAM. Dika petugas PDAM dan Sri menyepelekan saat diadukan adanya air PDAM desa mangunsari yg tak mengalir. “Kami diabaikan begitu saja, seakan tidak ada solusi. Kami hanya ingin air mengalir, seperti yang sudah kami bayar setiap bulan,” tambah seorang warga lainnya.
Beberapa warga bahkan menilai layanan teknisi tidak profesional dan terkesan disengaja tidak serius menangani keluhan masyarakat.
Masyarakat berharap agar PDAM Grobogan segera memperbaiki pelayanan mereka agar kebutuhan dasar warga akan air bersih dapat kembali terpenuhi dengan baik. Mereka juga menuntut perhatian lebih dari pihak PDAM dalam menyelesaikan masalah ini, agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.