Grobogan || jateng.bratapos.com – Pemerintah Kabupaten Grobogan terus berupaya mempercepat pembangunan Pasar Gubug yang terbakar pada 4 November 2024. Bupati Grobogan Setyo Hadi, bersama dengan Sekretaris Daerah Anang Armunanto, serta jajaran terkait, melakukan audiensi di Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum pada Kamis (6/3/2025).
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Grobogan mengajukan rencana teknis pembangunan pasar, anggaran yang dibutuhkan, serta legalitas lahan yang sudah disiapkan. “Kami berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar proses pembangunan pasar bisa segera dimulai,” ungkap Bupati Setyo Hadi dalam pertemuan tersebut.
Pemkab Grobogan juga menyiapkan pasar darurat dengan alokasi anggaran Rp 2,5 miliar untuk sementara, guna menampung 841 pedagang yang terdampak kebakaran. “Pasar darurat ini memiliki 707 los, 45 kios, dan 89 dasaran, agar pedagang tetap bisa berjualan,” tambahnya.
Selain pembangunan pasar, Pemkab Grobogan juga melakukan koordinasi dengan perbankan untuk memberikan kemudahan pinjaman bagi pedagang yang terdampak. “Berbagai bentuk bantuan terus mengalir sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan Pasar Gubug,” jelas Setyo Hadi.
Pemkab berharap melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan semua pihak terkait, pembangunan Pasar Gubug dapat segera terealisasi, menjadi pasar yang lebih modern dan mendukung perekonomian masyarakat setempat.