PATI, Jateng | Bratapos.com - Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Dialog Kamtibmas yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pati di Ruang Penjawi, Jumat (24/4). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tokoh agama di Kabupaten Pati.
Acara tersebut turut dihadiri Kapolresta Pati, perwakilan Kodim 0718/Pati, perwakilan Pengadilan Negeri, perwakilan Penjabat Sekretaris Daerah, Ketua MUI Kabupaten Pati, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Pati menyampaikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Pati selama ini relatif kondusif. Meski demikian, ia menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan stabilitas tersebut melalui kolaborasi lintas sektor.
“Alhamdulillah, kondisi keamanan di Kabupaten Pati tetap terjaga. Namun, kita perlu terus berupaya agar stabilitas ini semakin baik ke depannya,” ujarnya.
Selain membahas situasi Kamtibmas, ia juga memaparkan rencana pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pati yang akan mulai direalisasikan dalam waktu dekat. Pemerintah Kabupaten Pati telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp235 miliar untuk pembangunan jalan, jembatan, irigasi, dan sektor pendukung lainnya.
“Kami menargetkan program pembangunan infrastruktur ini mulai berjalan pada bulan Mei mendatang,” jelasnya.
Untuk memastikan tata kelola pemerintahan yang baik, ia menambahkan bahwa Pemkab Pati telah menjalin kolaborasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam proses pengadaan barang dan jasa, agar berjalan transparan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Lebih lanjut, Plt. Bupati Pati menegaskan bahwa peran tokoh agama dan organisasi masyarakat sangat penting dalam menjaga kondusivitas daerah. Sinergi antara ulama dan umaro dinilai menjadi fondasi utama dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Pati.
Ia berharap kolaborasi antara berbagai elemen, seperti MUI, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), serta seluruh tokoh masyarakat di Kabupaten Pati dapat terus diperkuat.
“Peran ulama dan umaro harus terus kita sandingkan guna mendorong pemberdayaan dan pembangunan di Kabupaten Pati,” pungkasnya.
Melalui kegiatan Halal Bihalal MUI Kabupaten Pati ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin erat antar pemangku kepentingan, sehingga stabilitas keamanan dan pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan.
(Adi k/Yoyok)