Temanggung || jateng.bratapos.com – Bupati Temanggung, Agus Setyawan, membagikan kisah inspiratifnya dalam membangun dunia pendidikan sejak masih menjabat sebagai Kepala Desa Campurejo pada 2007 silam. Saat itu, ia merasa prihatin karena satu-satunya lembaga RA (Raudhatul Athfal) di desanya belum memiliki bangunan sendiri dan masih menumpang di MTs serta kantor balai desa.
Kesempatan datang ketika ada program PNPM Mandiri Perdesaan. Agus pun mengusulkan pembangunan dua unit gedung RA di dua dusun berbeda. “Waktu itu saya berpikir bagaimana caranya bisa meningkatkan pendidikan di tingkat desa. Akhirnya kita punya dua RA dan satu TK.
Bahkan istri saya saya minta untuk jadi kepala RA,” ujar Agus saat menghadiri pelantikan IP/IG PAUD Muslimat NU se-Kabupaten Temanggung di Graha Bhumi Phala, Sabtu (12/4/2025).
Ia menambahkan, demi menambah wawasan para guru, dirinya mengajak mereka studi banding ke TK Uswatun Hasanah di Jalan Godean, Yogyakarta. “Kami lihat bagaimana anak-anak belajar sejak masuk hingga pulang. Dari sana kami ambil hal-hal yang cocok untuk diterapkan di Campurejo,” kenangnya.
Bupati yang akrab disapa Agus Gondrong itu menyadari ada ketimpangan pendidikan antara daerahnya dengan Yogyakarta. Namun, ia bersyukur upaya yang dilakukan perlahan membuahkan hasil. Kini, 100 persen anak usia 5-6 tahun di Campurejo telah mengenyam pendidikan di RA atau TK. Bahkan, fasilitas penjemputan siswa pun disediakan untuk menjangkau anak-anak dari dusun terpencil seperti Dusun Pringlegi ke Dusun Krajan.