Halal Bihalal Bersama IDI, PDGI dan IIDI Temanggung Kuatkan Silaturahmi Bangun Sinergi Foto : Halal Bihalal Bersama IDI, PDGI dan IIDI Temanggung di Pendopo Pengayoman, Jum'at (11/04/2025).
Bratapos / Daerah

Halal Bihalal Bersama IDI, PDGI dan IIDI Temanggung Kuatkan Silaturahmi Bangun Sinergi

Terbit : 12-Apr-2025, 20:48 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 187 Kali

Temanggung || jateng.bratapos.com - Halal bihalal yang mempertemukan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), dan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Kabupaten Temanggung digelar pada Jumat, 11 April 2025, di Pendopo Pengayoman. Mengusung tema “Menggapai Khusnul Khotimah”, acara ini menjadi wadah mempererat silaturahmi antaranggota profesi kesehatan dan keluarga besar mereka. Kegiatan tersebut turut diisi tausyiah oleh Prof. drg. Suryono, SH, MH, PhD dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Ketua panitia, drg. Fuad Fatkhurohman, menegaskan pentingnya momen halal bihalal di bulan Syawal sebagai ajang mempererat hubungan antardokter serta memperkuat kolaborasi lintas organisasi profesi.

“Sinergi antara IDI, PDGI, dan IIDI sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Temanggung,” ujarnya di sela-sela kegiatan yang dihadiri oleh sekitar 170 peserta.

Wakil Bupati Temanggung, drg. Nadia Muna, turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi tenaga medis dan organisasi profesi sangat mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus memperhatikan kesejahteraan tenaga medis agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ucapnya dalam sambutan.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, dr. Intan Pandanwangi, juga menilai bahwa semangat kebersamaan ini harus terus dilestarikan. Ia berharap kolaborasi ini dapat mendorong pelayanan kesehatan yang lebih baik, khususnya dengan melibatkan IIDI sebagai mitra strategis dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan di bidang medis.

Dalam tausyiahnya, Prof. drg. Suryono mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan kualitas ibadah dan introspeksi diri, serta mendorong gerakan menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Ibadah jangan hanya berhenti pada membaca Al-Qur’an, tetapi harus ditingkatkan sampai memahami dan mengamalkannya,” tuturnya. Ia menambahkan, iman yang kuat adalah kendaraan menuju khusnul khotimah, selaras dengan ajaran Al-Qur’an dan hadist.


Pilihan Untukmu