Kenapa Bau Kentut Bisa Berbeda? Ini Penyebabnya Foto : Ilustrasi.
Bratapos / Daerah

Kenapa Bau Kentut Bisa Berbeda? Ini Penyebabnya

Terbit : 06-Apr-2025, 10:44 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 192 Kali

Jakarta || jateng.bratapos.com – Meski terkesan sepele, bau kentut yang beragam pada tiap orang ternyata punya penjelasan ilmiah. Ada banyak faktor yang memengaruhi perbedaan aroma ini, mulai dari jenis makanan hingga mikroba dalam usus. Bahkan, kentut yang berbau menyengat bukan berarti ada masalah, justru bisa menandakan sistem pencernaan yang aktif dan sehat.

Maximilienne Toetie Allaart, peneliti mikrobioma usus dari University of Tübingen, mengatakan bahwa proses pencernaan sangat dipengaruhi oleh mikroba yang hidup di saluran cerna. “Mikrobioma usus Anda sama personalnya dengan sidik jari. Ada variasi yang signifikan di antara orang dalam hal keberadaan mikroba di usus,” ungkapnya, seperti dikutip dari The Conversation melalui detikHealth pada Minggu (6/4).

Perbedaan komposisi mikroba tersebut menyebabkan perbedaan jenis gas yang dihasilkan saat mencerna makanan. Salah satu gas yang paling berbau tajam adalah hidrogen sulfida, yaitu gas yang memiliki aroma khas seperti telur busuk. Gas ini biasanya terbentuk dari makanan yang kaya akan sulfur.

Lebih lanjut, Maximilienne menjelaskan bahwa sumber makanan sangat berpengaruh. “Biasanya ada lebih banyak asam amino dalam protein hewani (seperti telur dan daging merah) dibanding protein nabati,” jelasnya. Artinya, semakin banyak seseorang mengonsumsi makanan berprotein hewani, semakin besar pula kemungkinan kentutnya berbau lebih kuat.

Dengan kata lain, variasi bau kentut bukan hanya hal wajar, tapi juga mencerminkan kondisi unik dari tubuh dan pola makan seseorang. Jadi, meski kadang mengganggu, bau kentut sebenarnya menyimpan banyak informasi tentang kesehatan usus kita.


Pilihan Untukmu