Grobogan || jateng.bratapos.com - Panen raya padi serentak yang dilaksanakan di 14 provinsi, termasuk di wilayah Kabupaten Grobogan, menjadi momen penting bagi ketahanan pangan Indonesia.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Forkopimda Grobogan di Desa Kandangan, Purwodadi pada Senin (7/4/2024) tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto sebagai bentuk untuk memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.
Kapolres Grobogan menyampaikan, bahwa panen raya ini tidak hanya menjadi tanda keberhasilan para petani dalam menghasilkan pangan yang berkualitas. Namun, juga sebagai langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
"Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat mendukung swasembada pangan di tanah air, khususnya di Kabupaten Grobogan,” ujar Kapolres Grobogan.
“Ini adalah upaya bersama antara pemerintah, petani, dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik," imbuhnya.
Kapolres Grobogan juga mengapresiasi kerja keras para petani yang telah berjuang di tengah tantangan cuaca dan berbagai permasalahan lainnya.
"Para petani adalah pahlawan yang tak terlihat. Mereka adalah bagian penting dalam menjaga keberlangsungan hidup kita semua dengan menyuplai kebutuhan pangan," ungkap AKBP Ike Yulianto.
Selain itu, Kapolres Grobogan juga menegaskan bahwa pengamanan terhadap sektor pertanian, khususnya saat panen raya, sangat penting untuk menghindari gangguan yang bisa merugikan petani, seperti pencurian hasil pertanian.
Panen raya padi serentak ini diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian dan mendorong pencapaian swasembada pangan di Indonesia.
Dengan dukungan dari seluruh pihak, termasuk aparat keamanan, sektor pertanian di Grobogan dan Indonesia diharapkan semakin berkembang, serta mampu memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.
“Untuk seluruh masyarakat Kabupaten Grobogan, mari kita terus mendukung petani dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah pertanian agar program swasembada pangan bisa terwujud dengan lebih maksimal,” pungkas AKBP Ike Yulianto.