Temanggung || Jateng.Bratapos.com – Para petani tembakau di lereng Gunung Sumbing berharap musim kemarau segera tiba pada Juni ini, demi mendukung pertumbuhan optimal tanaman mereka. Cuaca ekstrem sejak Mei dinilai memperlambat perkembangan daun tembakau.
Ahmad (43), petani asal lereng Sumbing, menyampaikan bahwa hujan berlebih menjadi kendala bagi pertumbuhan tembakau, terutama setelah fase awal tanam.
“Tanaman memang membutuhkan air, terutama di masa awal tanam, setelah umur sekitar dua bulan sudah tidak banyak butuh air,” ujarnya, Jumat (13/6/2025).
Ia menjelaskan, pada Mei dan awal Juni, hujan masih sering turun dan terkadang bersifat ekstrem, yang justru memperlambat pertumbuhan tanaman. Penanaman tembakau sendiri biasanya dimulai sejak Maret hingga April, dengan didahului ritual among tebal, yakni doa agar tanaman tumbuh subur.