Jepara || jateng.bratapos.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jepara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Pada Sabtu (8/3/2025), PMI menyalurkan bantuan kepada dua warga yang rumahnya roboh akibat angin kencang. Kedua warga tersebut adalah Sutikno (69) dari Desa Kancilan, Kecamatan Kembang, dan Sri Mulyani (56), seorang lansia difabel asal Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo.
Wakil Bupati Jepara, Muhamad Ibnu Hajar, yang akrab disapa Gus Hajar, menyerahkan bantuan secara langsung, didampingi oleh Kepala Markas PMI Jepara, Baznas, Camat, Kepala Desa, serta OPD terkait di Kabupaten Jepara.
Sutikno mengungkapkan bahwa rumahnya ambruk akibat diterjang angin kencang pada Jumat (7/3/2025) dini hari, beruntung saat kejadian ia tidak berada di rumah. Gus Hajar, melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsospermasdes), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Baznas, dan PMI, memberikan sejumlah bantuan logistik dan uang tunai kepada korban.
“Ini nanti akan dicek dulu oleh Disperkim, diverifikasi, dan apabila memenuhi syarat, baru akan diberikan bantuan rehab rumah,” ujar Gus Hajar. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi terkait bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk Sri Mulyani. “Kami harus waspada menghadapi curah hujan yang masih tinggi,” tambahnya.
Sekretaris PMI Kabupaten Jepara, Arif Darmawan, menegaskan bahwa PMI akan terus berkomitmen memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kami memastikan mereka yang terdampak bencana segera mendapatkan bantuan yang layak,” katanya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung misi kemanusiaan ini dan mengajak masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas.