Jateng || bratapos.com - Prajurit Satgas Indo RDB dari Kompi Tchabi melaksanakan patroli ke Desa Bundubakene untuk menindaklanjuti perkembangan situasi keamanan di wilayah tersebut. Tim yang dipimpin oleh Kapten Mar Nendra Damarsandy berangkat dari TOB Tchabi pada pukul 23.15 LT dengan menggunakan dua kendaraan taktis.
Setibanya di Desa Bundubakene, Tim QRF INDO RDB langsung berkoordinasi dengan Pasukan UPDF serta FARDC yang berada di lokasi kejadian. Mereka menemukan seorang warga sipil yang tewas akibat serangan milisi Allied Democratic Forces (ADF). Selain itu, seorang anak berusia 5 tahun juga mengalami luka tembak dan segera dievakuasi ke Hospital Tchabi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Serka Bery dari tim kesehatan INDO RDB, bersama dokter dan perawat jaga di Hospital Tchabi, langsung menangani korban dengan menghentikan pendarahan serta memberikan infus untuk menstabilkan kondisinya. "Kami berusaha menyelamatkan korban dan memberikan pertolongan pertama secepat mungkin," kata Serka Bery.
Situasi saat ini sudah terkendali namun tetap dipantau dengan ketat guna mencegah eskalasi lebih lanjut. Tim INDO RDB dari Kompi Tchabi meningkatkan fokus terhadap wilayah tersebut sebagai bagian dari melaksanakan tugas perlindungan warga sipil.