RSUD Kartini Jepara Bantah Isu Malpraktik Foto : RSUD kartini jepara bantah tuduhan malpraktik, keluarga pasien klarifikasi fakta sebenarnya.
Bratapos / Daerah

RSUD Kartini Jepara Bantah Isu Malpraktik

Terbit : 20-Mar-2025, 10:09 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 134 Kali

Jepara || jateng.bratapos.com – RSUD Kartini Jepara membantah tuduhan malpraktik yang beredar di media sosial dan beberapa portal berita online. Untuk mengklarifikasi informasi tersebut, perwakilan rumah sakit mendatangi langsung rumah pasien, Rehan Aditya Febriansyah (16), di Desa Mambak, Kecamatan Pakis Aji, Jepara, pada Rabu (19/3/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan, keluarga pasien menegaskan bahwa mereka tidak pernah menyebarkan informasi terkait dugaan malpraktik. Ibunda pasien, Susanti, mengaku terkejut saat mengetahui berita yang beredar luas di media sosial.

“Kami tidak tahu-menahu soal pemberitaan itu. Kami tidak pernah memanggil wartawan ke rumah. Mereka datang sendiri, mengambil foto, dan menanyakan kondisi anak saya,” ujarnya.

Susanti juga menjelaskan bahwa luka jahitan anaknya memang sempat mengalami komplikasi berupa infeksi, tetapi hal itu merupakan risiko medis yang masih bisa ditangani. “Kami tidak pernah mengatakan bahwa RSUD Kartini melakukan malpraktik. Itu bukan dari kami,” tegasnya.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kartini, Dino Amirudin, menambahkan bahwa pasien sebenarnya masih bisa menggunakan BPJS jika mengikuti kontrol di poli bedah RSUD Kartini. Namun, pihak keluarga memilih untuk melanjutkan perawatan di rumah sakit lain dengan biaya mandiri.

Kepala Bagian Hukum, Pemasaran, dan Pelaporan RSUD Kartini, Agus Carda, menyayangkan pemberitaan yang beredar tanpa konfirmasi kepada pihak rumah sakit. “Tahu-tahu kami menerima link berita yang menuduh RSUD Kartini melakukan malpraktik. Padahal, tidak ada satu pun pihak media yang meminta klarifikasi kepada kami sebelum menayangkan berita,” katanya.

Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi media agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi.

Dengan adanya klarifikasi langsung antara RSUD Kartini dan keluarga pasien, terbukti bahwa tidak ada malpraktik seperti yang diberitakan. Keluarga menerima penjelasan dengan baik dan mengakui bahwa informasi yang beredar di media sosial bukan berasal dari mereka.

RSUD Kartini pun menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mengajak masyarakat lebih selektif dalam menyaring informasi di media sosial.


Pilihan Untukmu