TMMD Kabupaten Pati 2026 Resmi Dibuka, Percepat Pembangunan Desa dan Infrastruktur Pedesaan TMMD Kabupaten Pati 2026 Resmi Dibuka, Percepat Pembangunan Desa dan Infrastruktur Pedesaan / jateng (23-Apr-2026)
Bratapos / Daerah

TMMD Kabupaten Pati 2026 Resmi Dibuka, Percepat Pembangunan Desa dan Infrastruktur Pedesaan

Terbit : 23-Apr-2026, 07:55 WIB // Pewarta : jateng, Editor : jateng // Viewers : 22 Kali

PATI, Jateng | Bratapos.com - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Lapangan Desa Gunungpanti, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Rabu (22/4). Program ini menjadi langkah strategis percepatan pembangunan infrastruktur desa sekaligus peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan di Kabupaten Pati.

Kegiatan pembukaan dihadiri Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto, Kapolresta Pati, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Pati.

Dalam pelaksanaannya, TMMD Kabupaten Pati menargetkan sejumlah pembangunan fisik, antara lain pembangunan jalan sepanjang 950 meter, renovasi 6 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pengeboran sumur pertanian, serta pembangunan 6 titik fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Desa Godo, Kecamatan Winong.

Plt. Bupati Pati menyebut program TMMD sebagai instrumen kolaboratif yang efektif dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan Kabupaten Pati.

“TMMD ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Pati, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga desa,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Berlian Yogi Ananto menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga aspek lingkungan dan keberlanjutan.

“Kami juga merencanakan kegiatan penghijauan pada 2 Mei dengan penanaman sekitar 1.000 pohon. Ini penting untuk menjaga kawasan Pegunungan Kendeng agar terhindar dari potensi longsor,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-128 di Kabupaten Pati akan berlangsung selama 30 hari, dengan target penyelesaian pada 21 Mei 2026.

Plt. Bupati Pati kembali menegaskan bahwa TMMD merupakan agenda rutin yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan warga.

“Program ini bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Pati menilai sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan TMMD. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pelosok desa di Kabupaten Pati.

Ke depan, Pemkab Pati berharap cakupan program TMMD semakin luas dan menyasar wilayah yang lebih terpencil, termasuk daerah perbatasan Kabupaten Pati dengan daerah lain, guna mendorong pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.

 

(BB k/saekan)


Pilihan Untukmu