Waspadai Lato-Lato, Ancaman Serius Bagi Ternak Foto : PDHI imbau para peternak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit lato-lato.
Bratapos / Daerah

Waspadai Lato-Lato, Ancaman Serius Bagi Ternak

Terbit : 12-Apr-2025, 13:48 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 147 Kali

Temanggung || jateng.bratapos.com – Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) mengimbau para peternak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) yang kini dikenal luas dengan sebutan lato-lato. Penyakit ini meski tidak menular ke manusia, bisa sangat membahayakan kelangsungan ternak, terutama sapi dan kerbau.

Ketua PDHI Cabang Jateng 3, drh. Esty Dwi Utami menegaskan bahwa LSD dapat menyebabkan kematian pada hewan dalam waktu singkat. “Penyakit lato-lato bisa menyebabkan ternak mati dalam waktu singkat, sehingga menimbulkan kerugian,” ujarnya saat ditemui pada Jumat (11/4/2025).

Menurut Esty, LSD disebabkan oleh infeksi virus LSDV yang termasuk dalam genus capripoxvirus dan famili poxviridae. Virus ini menyebar melalui gigitan serangga penghisap darah dan bisa dengan cepat menginfeksi hewan ternak. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan pengawasan harus ditingkatkan, terutama di kalangan peternak.

Ia juga menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan kasus LSD di wilayah Temanggung dan sekitarnya. Namun, temuan kasus sudah terjadi di wilayah Bantul, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.

“Kami imbau peternak untuk tidak membeli ternak dari daerah yang sudah terjangkit,” tambah Esty, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung.

Dengan meningkatnya mobilitas ternak dan risiko penyebaran virus, Esty berharap seluruh petani dan petugas kesehatan hewan dapat bekerja sama untuk mengawasi pergerakan hewan serta segera melaporkan bila ditemukan gejala mencurigakan pada ternak.


Pilihan Untukmu