Magelang || jateng.bratapos.com - Proyek pembangunan jalan tol Trans Jawa Yogyakarta-Bawen terus berlanjut dan sudah mulai berdampak pada beberapa desa di Kabupaten Magelang, termasuk dua desa di Kecamatan Borobudur. Pembangunan jalan tol ini mencakup jalur sepanjang 77 km dan akan melewati 8 kecamatan dengan 44 desa yang terdampak. Salah satunya adalah Kecamatan Borobudur, yang akan dilintasi oleh proyek jalan tol ini.
Daerah yang Terdampak di Kecamatan Borobudur:
• Desa Wanurejo
• Desa Borobudur
Proyek ini bagian dari tol Yogyakarta-Bawen yang akan menghubungkan berbagai wilayah dari Yogyakarta hingga Bawen, dengan rencana rampung pada akhir tahun 2024.
Rincian Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen:
Pembangunan jalan tol ini terbagi menjadi beberapa seksi, sebagai berikut:
• Seksi 1: Sleman-Banyurejo (8,25 km)
• Seksi 2: Banyurejo-Borobudur (15,26 km)
• Seksi 3: Borobudur-Magelang (8,08 km)
• Seksi 4: Magelang-Temanggung (16,26 km)
• Seksi 5: Temanggung-Ambarawa (22,56 km)
• Seksi 6: Ambarawa-Junction Bawen (5,21 km) yang terkoneksi dengan Tol Semarang-Solo.
Pembangunan jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antara Yogyakarta dan Semarang serta mempermudah akses transportasi bagi warga sekitar dan pengusaha. Namun, tentunya, hal ini juga mengharuskan beberapa desa untuk melakukan relokasi atau menyesuaikan dengan pembangunan jalan tol yang akan melalui wilayah mereka.
Masyarakat yang tinggal di desa-desa yang terdampak diharapkan dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut, sementara pemerintah terus memonitor kelancaran proyek dan memberikan dukungan untuk proses relokasi yang diperlukan.