REMBANG || JATENG.BRATAPOS.COM - Sungguh - sungguh memprihatinkan sekali Di awal Pemerintahan H. Harno, SE. Bupati Rembang yang baru, ternyata Pemkab Rembang mengalami difisit keuangan hingga mencapai 220 Milyar Rupiah, Selaku Bupati Rembang yang baru H. Harno, SE. atau Paj dhe Harno Gaspol rapat membahas keuangan Kabupaten Rembang yang terpuruk saat ini.
Seharian full rapat dari pagi hingga sore hari dengan SKPD dan jajaran pejabat lingkungan Pemkab Rembang, Rabu 5 Maret 2025.
Ditengah kemimpinan Pakde Harno yang baru, Pemerintah Kabupaten Rembang akan menggunakan keuangan seefisiensi mungkin untuk hal-hal yang sifatnya penting dan mendesak bagi masyarakat Rembang.
Persiapan menjelang lebaran yaitu dengan pembangunan perbaikan jalan, minimal penambalan jalan yang rusak menjelang lebaran idul fitri tahun 2025.
"Hari ini masih rapat masalah Keuangan, pendapatan segini dan belanja sekian, masih ada minus, maka akan geger terus", tegasnya.
Menjelang lebaran ini, Jalan berlubang dan yang membahayakan harus ditutup atau ditambal dulu biar nanti lebaran transportasi lancar .
Lebih lanjut, Harno menegaskan bahwa Budaya tong tongklek akan dibuka kembali lagi seperti dulu dan boleh keliling seperti dulu.
" Mengenai keuangan, apa yang wajib kita dahulukan. Maka ini harus tertib, dan yang urgent peruntukanya apa, ya itu yang kita kerjakan tidak bisa di enggok enggoke (di jalankan yang lain)," jelasnya
( Istanta Media Brata Pos Rembang).