Bocah 6 Tahun Tewas Terseret Arus, Polisi Ingatkan Pengawasan Anak Foto : Ilustrasi anak tenggelam.
Bratapos / Daerah

Bocah 6 Tahun Tewas Terseret Arus, Polisi Ingatkan Pengawasan Anak

Terbit : 05-Mar-2025, 14:38 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 257 Kali

Pati || jateng.bratapos.com – Tragis, seorang anak laki-laki berusia 6 tahun, Mohammad Khaled Ammred, ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus Sungai Cangaakan, Kayen, Pati, pada Senin (3/3/2025). Korban dilaporkan tenggelam sekitar pukul 17.00 WIB saat bermain bersama teman-temannya di bendungan Sungai Ndaleman. Setelah melakukan pencarian, jenazah korban ditemukan sekitar 4,5 jam kemudian, pada pukul 21.30 WIB, sekitar satu kilometer dari lokasi awal tenggelam.

Menurut keterangan saksi, Arif Suherlambang (45) dan Sukarno (61), kejadian bermula saat korban bersama tiga temannya bermain di bendungan. Ketika mereka bersandar pada besi pengaman bendungan yang rapuh, besi tersebut patah, menyebabkan korban terjatuh dan tenggelam. Kapolsek Kayen, AKP Parsa, menyampaikan bahwa korban ditemukan dalam keadaan tidak berpakaian, hanya mengenakan celana biru.

Tim gabungan dari Polsek Kayen, Basarnas, BPBD Pati, dan relawan segera melakukan pencarian setelah menerima laporan pada pukul 17.15 WIB. Setelah jenazah ditemukan, dilakukan pemeriksaan medis oleh tim Puskesmas Kayen yang dipimpin oleh dr. Indri Kurniasari.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban meninggal dunia akibat tenggelam dan kekurangan oksigen,” jelas AKP Parsa.

Pihak keluarga korban, yang diwakili oleh ayah korban, Mohammad Eurico Pratama, menerima kejadian ini sebagai musibah dan menyatakan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan. Jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Kapolsek mengimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka saat bermain di sekitar perairan, terutama saat cuaca tidak menentu.

“Pastikan anak-anak tidak bermain sendirian di tempat-tempat yang berisiko,” imbau AKP Parsa.


Pilihan Untukmu