Bupati Grobogan: Videotron Perkotaan Hidupkan Ruang Publik Grobogan Foto : Satu-satunya videtron yang dimiliki Pemkab Grobogan saat ini berukuran kecil dan kurang terlihat.
Bratapos / Daerah

Bupati Grobogan: Videotron Perkotaan Hidupkan Ruang Publik Grobogan

Terbit : 26-Jun-2025, 10:41 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 151 Kali

Grobogan || Jateng.Bratapos.com – Pemerintah Kabupaten Grobogan tengah menyiapkan pemasangan videotron raksasa di kawasan perkotaan sebagai bagian dari upaya memperindah kota sekaligus menghidupkan ruang publik. Rencana ini menjadi bagian dari program besar penataan kota yang akan dimulai tahun 2026.

Bupati Grobogan, Setyo Hadi, mengungkapkan hal tersebut dalam forum bersama jurnalis dari PWI dan IJTI di rumah dinasnya. Menurutnya, videotron tidak hanya berfungsi sebagai elemen visual modern, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan bersama. “Nanti bisa dipakai untuk nobar atau menyampaikan informasi layanan. Kita ingin ruang publik lebih hidup dan bisa dinikmati masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menargetkan revitalisasi menyeluruh pada berbagai infrastruktur kota seperti trotoar, taman, saluran air, dan penerangan jalan. Ia ingin Grobogan memiliki kesan kota yang cerah, nyaman, dan aman. “Kalau kota terang, pasti terasa lebih hidup dan enak dipandang,” tambahnya. Ia juga menekankan pentingnya nilai estetika dalam pembangunan kota agar masyarakat merasa betah dan bangga.

Dalam pertemuan tersebut, Setyo Hadi mengajak insan pers turut mengawal jalannya pembangunan dan menyebarluaskan program-program pemerintah ke masyarakat. “Ngopi seperti ini paling jujur untuk bertukar pikiran. Saya ingin semua janji kampanye kita benar-benar terlaksana,” ucapnya.

Menanggapi rencana tersebut, Ketua PWI Grobogan, Dani Agus Haryanto, menyatakan dukungannya. Namun, ia menilai wajah kota Purwodadi masih kalah bersaing dengan daerah sekitar. “Bahkan saudara saya dari luar bilang Purwodadi seperti tidak berubah. Kita butuh gebrakan visual seperti videotron,” kata Dani. Para jurnalis juga menyarankan agar elemen estetika lain, seperti taman tematik dan trotoar ramah pejalan kaki, turut menjadi perhatian dalam pembangunan kota.


Pilihan Untukmu