DKPPP Temanggung Soroti Kematian Ikan Massal Foto : Acara dialog “Jagongan” di Radio eRTe FM Temanggung.
Bratapos / Daerah

DKPPP Temanggung Soroti Kematian Ikan Massal

Terbit : 05-Jul-2025, 19:06 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 189 Kali

Temanggung || Jateng.Bratapos.com – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung menindaklanjuti laporan kematian massal ikan di Sungai Galeh dan Sungai Brangkongan, Kecamatan Parakan. Kasus ini pertama kali terpantau awal Juni 2025 melalui Media Monitoring Terpadu (MMT) oleh komunitas pemancing.

Jenis ikan yang dilaporkan paling terdampak adalah Mahseer. Dugaan sementara, kejadian ini disebabkan oleh tingginya curah hujan yang memicu ketidakseimbangan ekosistem perairan, sehingga ikan mengalami stres dan lebih rentan terserang parasit.

“Kematian massal ikan diduga dipicu oleh tingginya curah hujan… Namun, hal tersebut belum dapat dipastikan, karena masih menunggu hasil uji laboratorium,” ujar Atiek Nafiah, Pengawas Perikanan Muda DKPPP, dalam dialog “Jagongan” di Radio eRTe FM Temanggung, Kamis (3/7/2025).

Sebagai langkah pencegahan, DKPPP mengimbau masyarakat untuk tidak membuang limbah ke sungai, menghindari penggunaan bahan berbahaya dalam aktivitas perairan, serta tidak menangkap ikan kecil dan selalu memakai alat tangkap ramah lingkungan.

DKPPP juga mengingatkan para pembudidaya agar menjaga kualitas air dengan filter, memilih benih unggul, memberikan pakan bermutu, serta melakukan karantina dan isolasi terhadap ikan yang terindikasi sakit.


Pilihan Untukmu