DPRD Pati Setujui Harga Gabah Kering Rp 6.500 Foto : DPRD Kabupaten Pati melalui anggota Komisi B, Sudi Rustanto acara dialog bersama petani.
Bratapos / Daerah

DPRD Pati Setujui Harga Gabah Kering Rp 6.500

Terbit : 07-Mar-2025, 21:58 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 663 Kali

Pati || jateng.bratapos.com - DPRD Kabupaten Pati melalui anggota Komisi B, Sudi Rustanto, menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan kesejahteraan petani dengan mendukung kebijakan pemerintah terkait harga gabah kering panen (GKP). Dalam dialog bersama petani, Sudi Rustanto menegaskan bahwa kebijakan pembelian gabah dengan harga Rp6.500 per kilogram memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani. 

“Kami di Komisi B DPRD Pati sangat mendukung program ini karena terbukti membantu meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya, Kamis (6/3/2025).

Sudi Rustanto, yang juga menjabat sebagai Ketua Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Pati, menambahkan bahwa kebijakan ini memberikan kepastian harga bagi petani. Dengan harga gabah yang stabil di angka Rp6.500 per kilogram, petani bisa merasakan peningkatan pendapatan dan lebih optimis dalam menjalankan usaha pertanian mereka.

“Dengan harga yang sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), petani tidak lagi merugi,” imbuhnya.

Ia juga memastikan bahwa kebijakan ini berjalan dengan baik di lapangan. Sudi menyebutkan bahwa dirinya bersama Bulog telah melakukan pembelian gabah di Kecamatan Juwana sesuai dengan keputusan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 14 Tahun 2025, yang dikuatkan oleh pernyataan Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak hanya berorientasi pada keuntungan petani, tetapi juga pengawasan yang ketat untuk memastikan program berjalan efektif.

Sudi berharap kebijakan penetapan HPP ini akan terus berlanjut dan memberikan manfaat yang berkelanjutan untuk sektor pertanian di Kabupaten Pati.

“Kami berharap kebijakan ini terus diawasi dan dijalankan dengan maksimal, agar sektor pertanian di Kabupaten Pati semakin maju, dan petani bisa menikmati hasil panennya dengan lebih layak,” tutupnya.


Pilihan Untukmu