Dua Inovasi Unggulan Jateng Bersaing di IGA 2024, Pj Gubernur Berkomitmen untuk Meningkatkan Pelayanan Publik Dua Inovasi Unggulan Jateng Bersaing di IGA 2024
Bratapos / Daerah

Dua Inovasi Unggulan Jateng Bersaing di IGA 2024, Pj Gubernur Berkomitmen untuk Meningkatkan Pelayanan Publik

Terbit : 30-Oct-2024, 09:58 WIB // Pewarta : Arifin, Editor : Arifin // Viewers : 140 Kali

Jepara||jateng.bratapos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengirimkan dua inovasi unggulan dalam ajang Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI. Dua inovasi tersebut adalah Samsat Budiman (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Badan Usaha Digital Mandiri) dan Digital Sister Vira Antar Obat.

Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., menyampaikan pernyataan tersebut saat melakukan paparan penilaian IGA 2024 secara daring di Pendopo Kabupaten Jepara pada Senin, 28 Oktober 2024. Ia menjelaskan bahwa inovasi Samsat Budiman dikembangkan oleh Badan Pengelola Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah sejak 2022, bekerja sama dengan Tim Pembina Samsat Jateng, Bank Jateng, BPR/BKK, BUMDes, dan koperasi.

“Latar belakang munculnya inovasi ini adalah adanya kendala keterbatasan titik layanan Samsat untuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB),” ujarnya.

Diharapkan, dengan layanan ini, kepatuhan pembayaran pajak kendaraan oleh wajib pajak dapat meningkat, mengingat pembayaran dapat dilakukan secara angsuran melalui BUMDes. AKBP Nana menekankan bahwa keunggulan inovasi ini memungkinkan proses pembayaran PKB dilakukan di BUMDes tanpa harus datang ke kantor Samsat, sehingga lebih fleksibel dan mudah diakses oleh masyarakat.

Sementara itu, Digital Sister Vira Antar Obat adalah sistem yang dikembangkan oleh RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, yang menyederhanakan prosedur layanan dari 23 langkah menjadi 14 langkah.

“Inovasi ini telah digunakan oleh 200 pasien dan mempermudah proses pembayaran obat melalui virtual account, serta memungkinkan videocall antara pasien dan petugas farmasi,” ungkap Pj Gubernur.

Ia menambahkan bahwa Pemprov Jateng berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mendorong setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menciptakan minimal satu inovasi setiap tahunnya.

Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto, juga memberikan pernyataan, mengatakan, “Inovasi sangat diperlukan dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Tugas kita membangun inovasi dan kolaborasi agar apa yang kita targetkan untuk peningkatan pelayanan masyarakat dapat terpenuhi.”


Pilihan Untukmu