Festival Kuliner Jepara Rayakan Jajanan Tradisional Foto : Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna kunjungi Festival Kuliner Jajanan Tradisional.
Bratapos / Daerah

Festival Kuliner Jepara Rayakan Jajanan Tradisional

Terbit : 07-Mar-2025, 21:54 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 575 Kali

Jepara || jateng.bratapos.com - Festival Kuliner Jajanan Tradisional kembali digelar di Bumi Perkemahan Jati Cindhe, Kwarran Kembang, Jepara, dengan meriah. Acara ini dimulai pada 5 Maret 2025 dan akan berlangsung hingga 15 Maret 2025. Pembukaan festival ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna. 

Dalam acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, termasuk Ketua PGRI Kabupaten Jepara, Darono Adi Widodo, dan perwakilan dari kecamatan serta kepolisian, ratusan pengunjung tampak antusias mengikuti rangkaian acara tersebut.

Agus Sutisna dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan festival ini. Ia menekankan pentingnya kegiatan yang mendidik dan dapat mendukung perekonomian lokal.

“Festival kuliner ini merupakan langkah positif dalam mempromosikan potensi produk lokal kepada masyarakat,” ujar Agus. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan, sehingga memberi dampak positif bagi masyarakat dan memperkenalkan produk UMKM lokal yang kaya akan nilai budaya.

Festival ini menampilkan lebih dari 100 jenis hidangan khas Jepara, yang dapat dinikmati oleh pengunjung di 20 stand yang tersedia. Berbagai jajanan tradisional seperti pepes ikan teri, klepon, onde-onde, serta serabi disajikan dalam festival ini. Selain itu, kopi tubruk khas desa Bucu juga menjadi produk unggulan yang menawarkan cita rasa pahit manis, cocok dinikmati di musim hujan.

Pengunjung dapat membeli jajanan dengan menggunakan sistem pembayaran koin seharga Rp5.000, yang menambah keseruan pengalaman berbelanja.

Ketua Panitia, Hadi Supriyanto, mengungkapkan bahwa festival ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan kuliner tradisional tetapi juga untuk kegiatan sosial. “Kami berharap hasil dari festival ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama untuk pembangunan mushola di lokasi bumi perkemahan,” kata Hadi.

Seluruh dana yang terkumpul dari penjualan jajanan akan disumbangkan untuk renovasi mushola, sehingga kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk pelestarian kuliner, tetapi juga memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat sekitar.


Pilihan Untukmu