Festival Lima Gunung Resmi Dimulai, Berikut Daftar Pengisi Acaranya Foto : Penampilan dari salah satu kelompok seni dalam rangkaian Festival Lima Gunung (FLG) XXIV.
Bratapos / Daerah

Festival Lima Gunung Resmi Dimulai, Berikut Daftar Pengisi Acaranya

Terbit : 13-Jul-2025, 14:28 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 115 Kali

Magelang || Jateng.Bratapos.com — Festival Lima Gunung (FLG) XXIV resmi dibuka hari ini, Jumat (11/7/2025), di Dusun Tutup Ngisor, Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. Kegiatan tahunan yang digagas oleh Komunitas Lima Gunung ini dibuka dengan kirab dari Padepokan Tjipta Boedaja menuju panggung utama, yang kemudian ditandai dengan pemukulan kentongan oleh para tokoh komunitas.

Tahun ini, instalasi panggung utama menampilkan karya seni kontemporer berbentuk Ganesha raksasa berukuran 7 x 4 meter. Patung ini dibuat dari bahan-bahan alam pertanian oleh seniman dari lima gunung: Merapi, Merbabu, Andong, Sumbing, dan Menoreh.

“Tema tahun ini adalah Andhudhah Kawruh Sinengker. Instalasi Ganesha dibuat dari bahan pertanian sekitar Merapi, dengan empat tangan membawa arit, pacul, kendi, padi, dan belalai memegang pena,” kata Ketua Komunitas Lima Gunung, Sujono, yang akrab disapa Jono Keron.

Selama tiga hari ke depan, sebanyak 80 kelompok seni dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara akan tampil. “Total ada sekitar 1.225 seniman yang akan tampil selama festival berlangsung,” tambah Jono.

Pada pembukaan juga diserahkan Lima Gunung Award kepada lima tokoh budaya dan entitas seni, yakni KH Hamam Djafar, M Habib Chirzin, Romo Sindhunata SJ, almarhum Jacob Oetama, dan kelompok musik Kiai Kanjeng. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada lima wartawan yang konsisten meliput FLG.

Daftar Pengisi Acara FLG XXIV:

Sabtu, 12 Juli 2025 (mulai pukul 13.00 WIB):

Philos Immortal Band, Rumah Literasi Aruna Jetis, Goebok Creative, Ruang Tari Kaki Mungil, Sanggar Raras Pratiwi, Danirmala, Sanggar Seni Batara, Adeeva Absen Myhsafiroos, Tikungan Tajam, SMA Taruna Muhammadiyah, Padepokan Tjipta Boedaja, Asma Budaya, Cahyo Budoyo, Bangun Jiwo, Rukun Kawedar, Sanggar Kawuryan, Kyai Kanjeng, Sanggar Soko Papat, Sanggar Seni Anti Production, Turonggo Gandhung Mateges, Ling Sayuti, Kalakata, Bedhesvati, Sanggar Bangun Budaya, Singo Ngumboro, Amukti.

 

Minggu, 13 Juli 2025 (mulai pukul 11.00 WIB):

Muda Budaya, Ganita Art Dance, Sanggar Subhasita, Sanggar Sobokarti, Selamat Sampai Tujuan, Sri De Glenk, Komunitas Diajeng Semarang, Sanggar Wono Seni, Sanggar Saujana, Sanggar Dhom Sunthil, Sanggar Tari Brahmastra, Padepokan Warga Budaya, Setia Rimba, Sanggar Maheswara, Sanggar Dadap, Wall of Jericho Band, Artha Biola, Padepokan Tjipta Boedaja, Retno Mumpuni, Sanggar Seni Kusuma, Komunitas Sedalu, Brett Elliot, Komunitas Rawa Pening, Sendang Turonggo Aji, Sekar Putri, Langen Budi Sedya Utama, Sanggar Saujana, Sadar Budoyo, dan Bhekso Turonggo Mudho.


Pilihan Untukmu