Semarang || Jateng.Bratapos.com – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., secara resmi mulai menempati Rumah Dinas Puri Gedeh, Kota Semarang, dengan menggelar acara tasyakuran sederhana bersama keluarga pada Rabu malam, 25 Juni 2025. Acara tersebut menjadi penanda perpindahan dirinya ke rumah dinas yang sebelumnya sempat direnovasi selama kurang lebih 3,5 bulan.
Dalam suasana penuh kehangatan, Gubernur Luthfi memanjatkan doa bersama keluarga dan para tamu undangan agar keberadaan Puri Gedeh dapat membawa manfaat, tidak hanya bagi keluarganya, tetapi juga masyarakat Jawa Tengah secara luas. "Doakan kami agar selalu diberi kesehatan dan keberkahan. Semoga di rumah dinas ini selalu terwujud kedamaian bagi kami sekeluarga," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa rumah dinas bukan sekadar tempat tinggal pejabat, melainkan amanah yang harus digunakan sebaik-baiknya. Ia pun berharap Puri Gedeh menjadi ruang silaturahmi yang terbuka bagi warga Jawa Tengah. “Bagi saya, semua warga di provinsi ini adalah bagian dari keluarga besar kami. Karena itu, rumah ini juga harus menjadi tempat untuk menyambung silaturahmi,” tambahnya.
Acara tasyakuran juga diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Potongan pertama tumpeng diberikan kepada putra bungsunya, Mohammad Alif Daffa, sebagai wujud cinta dan harapan besar terhadap generasi penerus keluarga. “Anak-anak adalah sumber semangat saya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” ungkap Gubernur.
Sebagai informasi, Puri Gedeh merupakan rumah dinas resmi Gubernur Jawa Tengah yang sebelumnya ditempati oleh Ganjar Pranowo selama dua periode dan kemudian oleh Pj Gubernur Nana Sudjana selama sekitar 1,5 tahun. Kini, di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi, rumah dinas tersebut tidak hanya direnovasi fisiknya, tetapi juga diproyeksikan menjadi ruang publik yang lebih terbuka dan bermanfaat bagi masyarakat.