Gubernur Jateng Dukung Penuh Tanam Jagung Nasional Foto : Gubernur Jateng, Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi dalam kegiatan penanaman jagung serentak.
Bratapos / Daerah

Gubernur Jateng Dukung Penuh Tanam Jagung Nasional

Terbit : 13-Jul-2025, 14:30 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 209 Kali

Grobogan || Jateng.Bratapos.com — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi menyatakan komitmennya dalam mendukung penuh program swasembada pangan nasional. Hal itu ia sampaikan saat mendampingi Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam kegiatan penanaman jagung serentak di Desa Selojari, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Rabu (9/7/2025).

Gubernur menegaskan, program ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Jateng untuk mencapai swasembada pangan tahun 2026. “Program Bapak Kapolri ini mendukung Asta Cita Presiden. Ini juga sejalan dengan program di Jateng agar provinsi kita semakin memiliki daya saing,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Jawa Tengah memiliki sekitar 202 ribu hektare kawasan hutan, di mana 79 persen di antaranya merupakan perhutanan sosial yang dikelola masyarakat. Potensi inilah yang diyakini mampu menopang produksi pangan, terutama komoditas jagung.

Untuk mendukung langkah tersebut, Pemprov Jateng telah menyalurkan 4,5 ton bibit jagung dan 10 unit traktor ke daerah-daerah lumbung pangan. Selain itu, Gubernur juga menginstruksikan adanya perlindungan bagi petani hutan sosial agar dapat mengembangkan pertanian secara berkelanjutan.

Kapolri dalam sambutannya menyebutkan bahwa Polri menargetkan penanaman jagung seluas satu juta hektare sepanjang tahun 2025. Produksi yang diharapkan bisa mencapai 4 hingga 10 juta ton. “Saat ini, sudah ada 793,3 ribu hektare lahan yang berpotensi ditanami, termasuk 301 ribu hektare lahan perhutanan sosial,” kata Jenderal Sigit.

Hingga 9 Juli 2025, telah ditanam jagung di lahan seluas 168,4 ribu hektare, di mana 117,5 ribu hektare di antaranya berasal dari kawasan perhutanan sosial. Khusus untuk Jawa Tengah, penanaman sudah dilakukan di 38.750 hektare lahan gabungan antara hutan sosial dan lahan produktif.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, turut memberikan dukungan terhadap program ini. Ia menekankan pentingnya ketahanan pangan nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Kalau produksi jagung dalam negeri mencukupi, kita tidak perlu lagi melakukan impor,” tegasnya.


Pilihan Untukmu