Heboh Penemuan Orang Gantung Diri di Desa Kebonbatur Foto : mayat seorang pria yang diduga meninggal karena gantung diri.
Bratapos / Daerah

Heboh Penemuan Orang Gantung Diri di Desa Kebonbatur

Terbit : 25-Dec-2024, 20:04 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 494 Kali

Demak||jateng.bratapos.com - Warga Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang pria yang diduga meninggal karena gantung diri di Jalan Kebonarum Elok II RT 01 RW 26, pada Rabu pagi (25/12/2024).

Babinsa Desa Kebonbatur dari Koramil 12/Mranggen, Koptu Agus Maksum, bersama personel Polsek Mranggen, langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga setempat.

Kronologi Kejadian
Menurut informasi yang dihimpun, korban ditemukan sekitar pukul 05.00 WIB oleh seorang saksi bernama Lasiyah (42), tetangga korban yang biasa membangunkan korban setiap pagi. Ketika mendatangi rumah korban, Lasiyah mendapati pintu rumah tidak terkunci. Saat masuk, ia menemukan korban dalam kondisi tergantung di jendela dengan tali senar plastik warna hijau.

Lasiyah segera melaporkan temuannya kepada Amri Agung Nugraha (40), tetangga korban lainnya. Bersama Ketua RT 01, Puji Santoso (43), mereka melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Mranggen.

Hasil Pemeriksaan
Kapolsek Mranggen bersama petugas medis dari Puskesmas Mranggen 3, Ekfil Lubab, Amd. Kep., segera tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Hasilnya menunjukkan bahwa korban telah meninggal sekitar lima jam sebelum ditemukan. Ciri-ciri yang teridentifikasi meliputi:

  • Tubuh dalam kondisi kaku.
  • Akral tubuh dingin.
  • Keluar cairan atau kotoran dari dubur.
  • Bekas jeratan tali di leher.
  • Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh maupun tempat kejadian.

Keluarga korban menandatangani surat pernyataan mengikhlaskan kepergian korban dan menolak dilakukan autopsi.

Kesimpulan
"Dari olah TKP, dapat disimpulkan bahwa korban meninggal murni akibat bunuh diri. Tidak ditemukan indikasi kekerasan fisik maupun keterlibatan pihak lain," ujar Koptu Agus Maksum.

Setelah proses evakuasi yang melibatkan petugas dan warga, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Kejadian ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat setempat.


Pilihan Untukmu