Grobogan||jateng.bratapos.com - Tanah longsor akibat hujan lebat menyebabkan pondasi dan rumah milik Sugito (46), warga Desa Karangasem, Wirosari, Grobogan, roboh pada Selasa (3/12/2024). Rumah berbahan kayu jati itu mengalami kerusakan parah dengan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp 20 juta.
Kapolsek Wirosari Polres Grobogan, AKP Muri, mengungkapkan bahwa pihaknya segera turun ke lokasi setelah menerima laporan tentang peristiwa tersebut.
"Kami langsung terjun ke lokasi untuk memantau kondisi dan memastikan tidak ada korban jiwa serta mengantisipasi ancaman lebih lanjut terhadap warga sekitar," ujar AKP Muri.
Peristiwa tersebut terjadi setelah Sugito, istri, dan adiknya mendengar suara retakan di sekitar lokasi. Saat dicek, mereka mendapati tanah di area pondasi setinggi 6 meter dengan panjang 14 meter longsor, menyebabkan keruntuhan struktur rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
“Longsor ini diduga dipicu oleh kondisi tanah yang labil dan hujan deras yang terus mengguyur,” tambahnya.
Kapolsek Wirosari mengimbau warga sekitar lokasi kejadian untuk tetap waspada, terutama selama musim hujan.
"Kami mengingatkan agar warga segera melapor jika merasakan tanda-tanda bahaya, dan kami siap membantu proses evakuasi," katanya.
Pihak kepolisian bersama warga setempat saat ini berupaya melakukan langkah-langkah penanganan darurat, termasuk memastikan keamanan lokasi serta membantu keluarga Sugito dalam proses pemulihan pascakejadian.