Jawa Tengah Teguhkan Komitmen Antikorupsi dengan Inovasi dan Prestasi Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 di Hotel Gumaya, Semarang
Bratapos / Daerah

Jawa Tengah Teguhkan Komitmen Antikorupsi dengan Inovasi dan Prestasi

Terbit : 08-Dec-2024, 15:00 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 157 Kali

Semarang||jateng.bratapos.com - Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Nana Sudjana, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memberantas korupsi. Hal ini disampaikan dalam pembukaan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 di Hotel Gumaya, Semarang, pada Selasa, 3 Desember 2024.

“Kami terus memperkuat langkah-langkah pencegahan dan pemberantasan korupsi di Jawa Tengah, terutama menjelang Pilkada serentak tahun ini. Momen ini menjadi penting karena masyarakat akan memilih pemimpin yang diharapkan mampu menjaga integritas dan kejujuran,” ujar Nana Sudjana.

Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah pembentukan 29 desa antikorupsi di berbagai wilayah Jawa Tengah, menjadikan provinsi ini sebagai pelopor replikasi program desa antikorupsi di Indonesia. Nana juga memastikan jumlah desa tersebut akan terus bertambah seiring dengan perluasan program.

Di bidang pendidikan, Jawa Tengah telah mengimplementasikan Peraturan Gubernur Nomor 10 Tahun 2019 tentang Pendidikan Antikorupsi, yang menjadi dasar pembelajaran antikorupsi bagi ASN dan masyarakat.

Prestasi Jawa Tengah dalam pemberantasan korupsi juga diakui secara nasional. Berdasarkan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2023 dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jawa Tengah meraih skor 77,9, menjadi provinsi besar pertama yang masuk kategori “hijau” dalam survei tersebut.

“Kami akan terus berupaya menjaga integritas dan memperkuat langkah pencegahan korupsi,” tegas Nana.

Pada acara tersebut, sejumlah penghargaan diberikan, termasuk kepada RSUD Dr. Moewardi sebagai OPD terbaik dalam kepatuhan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) kategori jumlah wajib lapor lebih dari 25 orang, serta Dinas Pusdataru untuk kategori kurang dari 25 orang. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV dan Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Pemali Comal, Hendra Agustian.

Lomba terkait antikorupsi turut meramaikan acara, dengan SMKN 4 Semarang menjadi pemenang lomba film pendek, dan SMPN 6 Semarang meraih juara lomba cover song jingle antikorupsi. Inisiatif ini menegaskan komitmen Jawa Tengah dalam membangun budaya antikorupsi di berbagai lapisan masyarakat.


Pilihan Untukmu