Jepara Dirikan Sekolah Rakyat bagi Anak Kurang Mampu Foto : Pemkab jepara dirikan sekolah rakyat bagi anak kurang mampu.
Bratapos / Daerah

Jepara Dirikan Sekolah Rakyat bagi Anak Kurang Mampu

Terbit : 06-Jul-2025, 13:51 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 213 Kali

Jepara || Jateng.Bratapos.com – Pemerintah Kabupaten Jepara memulai langkah konkret mendukung program nasional pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan, dengan menyiapkan pendirian Sekolah Rakyat (SR) bagi anak-anak kurang mampu dan anak jalanan.

Bupati Jepara, H. Witiarso Utomo, meninjau langsung kondisi calon siswa di Desa Ngeling, Kecamatan Pecangaan, Selasa (2/7/2025). Ia menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Sosial RI dalam mendukung program prioritas nasional.

“Kami diminta Pak Menteri untuk mengecek langsung kondisi anak-anak ini agar yang masuk Sekolah Rakyat benar-benar dari keluarga tidak mampu,” ujar Bupati yang akrab disapa Mas Wiwit.

Sekolah Rakyat di Jepara direncanakan menampung minimal 100 siswa yang dibagi dalam empat rombongan belajar: dua untuk jenjang SD, satu SMP, dan satu SMA. Lokasinya akan memanfaatkan area Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan.

Jepara sendiri menjadi salah satu dari 100 daerah pertama yang akan memiliki SR, karena dinilai serius dalam menindaklanjuti kebijakan nasional. Sekolah ini juga terbuka bagi anak jalanan dan anak punk.

“Kami ingin Jepara bebas dari anak-anak jalanan. Kalau sekolah ini sudah jalan, mereka bisa kembali belajar dan punya masa depan,” tegas Mas Wiwit.

Sekolah Rakyat ini tidak membatasi usia siswa. Bupati menegaskan, “Kalau ada anak usia 15 tahun baru masuk SD, tetap boleh. Sekolah ini memberi kesempatan kedua bagi yang membutuhkan,” jelasnya.

Kepala Dinsospermasdes Jepara, Edy Marwoto, menambahkan bahwa pendataan calon siswa mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Tim akan memverifikasi rumah tangga dari desil 1 dan 2.

Salah satu orang tua calon siswa, Rusmi, menyampaikan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, ini kesempatan besar bagi anak saya untuk tetap sekolah,” ucapnya.

Melalui program ini, Pemkab Jepara berharap pendidikan bisa menjadi pintu keluar dari kemiskinan struktural yang masih membelenggu sebagian masyarakat.


Pilihan Untukmu