Jepara||jateng.bratapos.com - Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan menunjukkan komitmennya pada masyarakat difabel di Kabupaten Jepara dengan meresmikan renovasi sanggar inklusi "Prabu Florist" yang berlokasi di Kelurahan Bapangan, Kecamatan Jepara Kota. Peresmian ini berlangsung pada Kamis (31/10/2024) dan sekaligus menjadi ajang bakti sosial dan bakti kesehatan bagi komunitas disabilitas setempat.
Dalam sambutannya, AKBP Wahyu mengapresiasi renovasi sanggar yang dikelola oleh seniman Hari Imam Prayitno. Ia berharap Sanggar Prabu Florist dapat terus berkembang dan memberi manfaat bagi kaum difabel serta masyarakat luas.
"Semoga dengan renovasi yang baru ini, Sanggar Inklusi Prabu Florist diberikan kelancaran dan kesuksesan," ujar Kapolres.
AKBP Wahyu menegaskan bahwa perhatiannya pada kaum disabilitas adalah bentuk dukungan agar mereka terus semangat. Kapolres pun mendukung program Prabu Florist sebagai bagian dari pemolisian masyarakat (polmas) di wilayahnya. Sebagai bukti dukungan nyata, Polres Jepara mengakomodasi Indriyani Setyaningrum, seorang penyandang disabilitas, sebagai operator Call Center 110, yang berperan penting dalam melayani aduan masyarakat.
Di kesempatan ini, Kapolres Jepara juga menyerahkan 50 paket sembako dan tali asih untuk mendukung renovasi atap sanggar Prabu Florist, yang kondisinya rusak dan sering bocor saat hujan.
“Polres Jepara memilih Sanggar Prabu Florist untuk merenovasi atap teras dan atap lantai atas agar tidak bocor, terutama menjelang musim hujan,” jelas AKBP Wahyu.
Selain bantuan renovasi, Polres Jepara melalui tim Sidokkes menggelar pemeriksaan kesehatan gratis untuk anak-anak tunanetra. Kapolres berharap kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi penyandang disabilitas untuk terus berkarya meski memiliki keterbatasan fisik. Ia pun menegaskan bahwa Polres Jepara akan terus memberikan dukungan untuk mengatasi berbagai kendala yang dihadapi kaum difabel.
Hari Imam Prayitno, Ketua Sanggar Prabu Florist, mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Jepara dan jajarannya atas dukungan dan perhatian yang diberikan.
"Hari ini adalah momen bersejarah bagi kami," ujar Imam, seraya berharap segala urusan Kapolres dimudahkan.
Sanggar Prabu Florist sendiri merupakan pusat pelatihan inklusi bagi anak muda, yatim piatu, difabel, dan kaum duafa, untuk membina jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, dan keterampilan.
Persahabatan Kapolres AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dengan komunitas difabel sudah lama terjalin sejak ia bertugas di Polres Sukoharjo. Selain itu, ia juga dikenal dekat dengan atlet disabilitas di NPCI Jepara. Karena dedikasinya pada kaum difabel, AKBP Wahyu pernah meraih penghargaan Radar Kudus Awards dalam kategori Kapolres Peduli Difabel.