Semarang, Jateng | Bratapos.com - Kebakaran hebat melanda kompleks Metro Sports Center yang berlokasi di Jalan MT Haryono No.1014, Kelurahan Lamper Kidul, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, pada Senin (4/5/2026) malam. Peristiwa ini mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar dan gangguan pernapasan, serta memicu kepanikan di dalam gedung.
Insiden kebakaran di Kota Semarang tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Api diduga pertama kali muncul dari salah satu ruangan di lantai dasar yang digunakan sebagai tempat ibadah, yang saat itu tengah dilakukan perbaikan perangkat videotron.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Heri Wahyudi, yang turun langsung ke lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari aktivitas teknis tersebut.
“Api pertama kali terlihat dari ruangan tempat dilakukan perbaikan perangkat videotron. Dari keterangan saksi, aktivitas itu memicu ledakan yang kemudian menyulut kebakaran,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Sucipto, S.H. Ia menjelaskan bahwa upaya pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) tidak berhasil. Bahkan, terjadi tiga kali ledakan, dengan ledakan terakhir berintensitas cukup besar yang mempercepat penyebaran api ke area lain di dalam gedung.
Akibat kejadian ini, lima korban mengalami luka dengan tingkat bervariasi. Mereka adalah Giovani Adiyoga Susetya, Setija Dewi, Gungun Gunawan, Jamaludin, dan Febriana Putri Maharani. Seluruh korban saat ini menjalani perawatan intensif di RS Samsoe Hidayat.
Salah satu korban diketahui merupakan teknisi yang berada paling dekat dengan sumber ledakan sehingga mengalami luka bakar serius. Selain itu, dua perempuan yang berada di lantai tiga sempat terjebak akibat kepulan asap tebal yang dengan cepat memenuhi ruangan. Keduanya berhasil menyelamatkan diri ke balkon sebelum akhirnya dievakuasi petugas pemadam kebakaran.
“Dua korban mengalami sesak napas karena terpapar asap. Beruntung dapat segera dievakuasi dan langsung mendapatkan penanganan medis,” tambah Kapolrestabes.
Proses pemadaman kebakaran di Metro Sports Center Kota Semarang berlangsung cukup intens. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.10 WIB setelah delapan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, dibantu dua truk tangki air dari Dinas Perumahan dan Permukiman.
Pasca kebakaran, aparat kepolisian langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan bersama Tim Inafis dan Laboratorium Forensik Polrestabes Semarang guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dugaan awal mengarah pada aktivitas perbaikan perangkat elektronik, namun kepastian penyebab akan menunggu hasil pemeriksaan forensik,” tegas Kompol Sucipto.
Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran, Disperkim, serta pihak rumah sakit dalam penanganan korban dan pendataan kerugian materiil yang hingga kini masih dalam proses penghitungan.
Situasi terkini di lokasi kebakaran di Kota Semarang dilaporkan telah kondusif. Meski demikian, peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat maupun pengelola gedung untuk meningkatkan standar keselamatan, khususnya terkait instalasi listrik dan pelaksanaan pekerjaan teknis di dalam bangunan.
Polisi mengimbau agar setiap aktivitas perbaikan perangkat elektronik dilakukan sesuai prosedur keamanan guna mencegah risiko kebakaran yang dapat membahayakan keselamatan jiwa maupun harta benda.
(Saekan/Dul)