Kirab Boyong Grobog 2025: Merawat Sejarah, Membangun Daerah Foto : Bupati setyo hadi menaiki andong menuju pendopo kabupaten grobogan.
Bratapos / Daerah

Kirab Boyong Grobog 2025: Merawat Sejarah, Membangun Daerah

Terbit : 04-Mar-2025, 17:54 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 402 Kali

Grobogan || jateng.bratapos.com – Kirab Boyong Grobog, yang digelar pada Senin (3/3/2025), kembali menjadi simbol penting dalam rangka peringatan Hari Jadi Ke-299 Kabupaten Grobogan. Prosesi yang telah menjadi tradisi ini tidak hanya merayakan sejarah, tetapi juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus membangun dan menjaga warisan. 

Dalam acara tahun ini, terdapat beberapa perubahan, di antaranya kirab dimulai dari Kantor Kecamatan Grobogan, bukan lagi dari Kelurahan Grobogan seperti tahun sebelumnya.

Bupati Grobogan, Setyo Hadi, dan Wakil Bupati H. Sugeng Prasetyo turut memimpin prosesi ini bersama Forkopimda dan Sekda Anang Armunanto. Sebelum kirab dimulai, suasana semakin semarak dengan pertunjukan Tari Gambyong Pareanom sebagai simbol kelembutan dan penghormatan.

Dalam kesempatan ini, Sekda Anang Armunanto juga melaporkan kesiapan Grobog Pusaka, pusaka daerah yang mengiringi rombongan Nayaka, Punggawa, Sentana, dan Pandherek.

Puncak prosesi ditandai dengan penyerahan Pusaka Kyai Sengkelat kepada Bupati Setyo Hadi. Penyerahan ini melambangkan amanah dan tanggung jawab dalam menjalankan pemerintahan. Dentang gong yang menggema menandakan dimulainya kirab menuju Pendapa Kabupaten Grobogan.

Di sepanjang perjalanan, sekitar 300 meter sebelum tiba di Pendapa, rombongan melanjutkan perjalanan dengan menaiki andong dan kuda, sementara pemikul Grobog yang membawa pusaka daerah berjalan kaki.

Kirab Boyong Grobog 2025 juga dirangkai dengan pembagian 21 gunungan hasil bumi sebagai simbol kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Grobogan. Setelah prosesi, ratusan warga berebut isi gunungan sebagai ritual yang dipercaya membawa berkah.

Bupati Setyo Hadi dalam kesempatan tersebut mengungkapkan pentingnya semangat gumreget, gumregah, dan gumregut, yang mencerminkan ketekunan serta kebersamaan masyarakat dalam membangun Grobogan yang makmur dan damai. 

“Semoga masyarakat Grobogan dijauhkan dari bencana dan selalu dalam keadaan sejahtera,” harap Bupati.


Pilihan Untukmu