Grobogan || Jateng.Bratapos.com - Dalam rangka mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto, Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama IPWL Al-Ma’laa meresmikan Sekolah Tani Sesi II serta meluncurkan Askape L’Paswod, Minggu (31/5/2025).
Acara tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, didampingi Kalapas Purwodadi Erik Murdiyanto dan sejumlah pejabat struktural. Hadir pula Kalapas Pati Suprihadi, Kabapas Pati Ari Adi Kurniawan, jajaran UPT Karisidenan Pati, Ketua IPWL Junaedi, serta perwakilan Ormas Squad Nusantara DPC Purwodadi dan Blora.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan penanaman padi secara simbolis, penebaran benih ikan nila, penandatanganan perjanjian kerja sama antara Lapas Purwodadi, IPWL Al-Ma’laa, dan Bapas Pati, serta peluncuran resmi Sekolah Tani Sesi II.
Simbolisasi peluncuran dilakukan lewat penyerahan alat pertanian oleh Kakanwil kepada warga binaan dan klien pemasyarakatan.
Kalapas Purwodadi, Erik Murdiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 5.000 meter persegi untuk penanaman padi yang diperkirakan panen pada Agustus 2025. Lahan tersebut juga dilengkapi kolam pancing yang dibuka untuk umum dengan tarif Rp35.000 per kilogram ikan yang dipancing.
“Kegiatan ini bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan, lewat budidaya perikanan, penanaman padi, serta pengelolaan kolam pancing untuk masyarakat umum,” ujar Erik.
Mardi Santoso selaku Kakanwil Ditjenpas Jateng menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang dilakukan Lapas Purwodadi. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden serta program akselerasi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Kerja keras, konsistensi, dan semangat tinggi adalah kunci utama untuk meraih keberhasilan,” tegas Mardi.