Gunungkidul||jateng.bratapos.com – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., mengunjungi Mbah Sarno di Dusun Susukan II, Desa Genjahan, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, pada Senin (4/11/2024). Kunjungan kali ini menjadi momen istimewa bagi Mbah Sarno, seorang Veteran Pembela Kemerdekaan RI, yang sebelumnya hidup dalam keprihatinan dan belum mendapatkan haknya sebagai veteran.
Acara ini menandai penyerahan rumah tinggal layak huni yang dibangun atas inisiatif Pangdam, serta penyerahan Piagam Tanda Kehormatan Veteran Pembela Kemerdekaan RI (Dwikora) dari Menteri Pertahanan.
Rona kebahagiaan terlihat jelas di wajah Mbah Sarno, yang kini akan tinggal di rumah yang lebih layak dan juga akan menerima hak veteran berupa dana kehormatan dan tunjangan setiap awal bulan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Pangdam IV/Diponegoro, dalam sambutannya, menyatakan komitmennya untuk terus membantu para veteran di wilayah Kodam IV/Diponegoro yang masih menghadapi kesulitan hidup dan belum mendapatkan haknya sebagai veteran. "Apa yang kita realisasikan untuk Veteran seperti Mbah Sarno akan berlanjut. Mudah-mudahan kami bisa mewujudkan harapan para veteran yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia," ungkap Pangdam.
Sebelum menutup sambutannya, Pangdam mengutip pernyataan Presiden RI pertama Ir. Soekarno, "Bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan."
Dengan diterimanya Piagam Tanda Kehormatan Veteran, Mbah Sarno akan didampingi oleh Kaminvetcad Gunung Kidul untuk mengurus administrasi terkait kesejahteraan sebagai Veteran RI, yang mencakup dana kehormatan sebesar Rp 938.000,- dan tunjangan veteran sebesar Rp 1.750.000,- yang akan disalurkan melalui Bank Taspen Gunung Kidul.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Dandim dan prajurit Kodim 0730/Gunungkidul, serta instansi swasta yang telah berkontribusi dalam pembangunan rumah layak huni untuk Mbah Sarno. Rangkaian acara ditutup dengan pembagian bingkisan dan sembako untuk masyarakat setempat.
(Pendam IV/Diponegoro)