Grobogan||jateng.bratapos.com – Pasca kebakaran yang menghanguskan Pasar Gubug pada Senin (4/11/2024) malam, Polres Grobogan bergerak cepat membantu pedagang mengevakuasi barang dagangan yang masih bisa diselamatkan pada Selasa (5/11/2024). Kegiatan ini melibatkan aparat kepolisian, warga setempat, dan pedagang yang terdampak kebakaran, bekerja sama untuk menyelamatkan sisa barang dagangan yang masih layak digunakan.
Kapolres Grobogan, AKBP Dedy Anung Kurniawan, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Polres Grobogan terhadap para pedagang yang mengalami kerugian besar akibat insiden tersebut.
"Kami berusaha membantu pedagang menyelamatkan barang-barang mereka yang masih dapat digunakan," ujar Kapolres Grobogan.
"Selain itu, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan moral dan fisik kepada masyarakat yang terdampak,” tambahnya.
Dalam aksi tersebut, terlihat personel Polres Grobogan bersama-sama warga dan pedagang bergotong-royong mengumpulkan barang-barang yang masih bisa dimanfaatkan. Melalui aksi ini, Polres Grobogan berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Dengan adanya kerja sama yang solid, diharapkan Pasar Gubug dapat segera kembali beroperasi dan kembali menjadi tempat yang nyaman bagi pedagang dan pembeli,” ujar AKBP Dedy.
Selain membantu evakuasi, Polres Grobogan juga memperketat pengamanan di area sekitar pasar guna mencegah terjadinya pencurian atau penjarahan barang milik pedagang.
"Untuk anggota kami siagakan di titik-titik strategis," jelas Kapolres Grobogan.
Sebagai informasi, kebakaran di Pasar Gubug tersebut menghanguskan sekitar 797 lapak, toko, dan los. Tercatat, Blok A terbakar sebanyak 44 toko dan 135 los, Blok B dengan 46 toko dan 144 los, Blok C sebanyak 146 lapak, Blok D dengan 149 lapak, dan Blok E sebanyak 133 lapak. Pemadaman kebakaran di pasar tersebut berlangsung hingga pagi hari, dan hingga kini personel Polres Grobogan masih berada di lokasi untuk pengamanan lebih lanjut.