Pemerintah Kota Yogyakarta Gelar Seminar Naskah Kuno Nusantara Acara Seminar Naskah Kuno Nusantara
Bratapos / Daerah

Pemerintah Kota Yogyakarta Gelar Seminar Naskah Kuno Nusantara

Terbit : 03-Nov-2024, 08:07 WIB // Pewarta : Arifin, Editor : Arifin // Viewers : 125 Kali

Yogyakarta||jateng.bratapos.com – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya naskah kuno sebagai warisan budaya, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta menggelar seminar regional yang menghadirkan GKBRAA Paku Alam atau yang akrab disapa Gusti Putri. Seminar ini berlangsung di KHAS Tugu Hotel Yogyakarta pada Kamis (31/10).

Gusti Putri, yang juga dikenal sebagai Bunda Literasi, menyampaikan bahwa sejak sebelum kemerdekaan, Indonesia merupakan negara dengan banyak kerajaan. "Begitu banyak kerajaan di Indonesia, dan saat ini ada 58 kerajaan yang masih memiliki raja, istana, serta wilayah. Di Yogyakarta sendiri terdapat dua kerajaan, yaitu Kraton Kasultanan Yogyakarta dan Kadipaten Puro Pakualaman," ujarnya.

Menurutnya, kedua kerajaan ini menyimpan banyak naskah kuno yang ditulis oleh para leluhur menggunakan berbagai media, seperti daun lontar, kulit kayu, dan kertas. Salah satu manuskrip penting yang ditulis di atas kertas adalah Manuskrip Piwulang Hamengku Buwono I, sedangkan manuskrip yang ditulis di atas kulit kayu adalah Manuskrip Pawukon.

Gusti Putri menjelaskan bahwa naskah-naskah kuno ini tidak hanya mencatat peristiwa masa lalu, tetapi juga menyimpan informasi tentang berbagai aspek kehidupan seperti sejarah, hukum, ekonomi, politik, seni, budaya, filsafat, dan arsitektur. Dengan membaca manuskrip tersebut, masyarakat dapat memahami pemikiran dan harapan para leluhur, yang memiliki nilai penting bagi warisan budaya Indonesia.


Pilihan Untukmu