Bojonegoro || Jateng.Bratapos.com - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro resmi meluncurkan empat program inovasi digital di bidang kesehatan dalam rangka 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati, pada Rabu (28/5/2025) di Puskesmas Balen. Acara yang dihadiri Bupati H. Setyo Wahono, Wakil Bupati Hj. Nurul Azizah, serta jajaran Forkopimda ini menandai komitmen Pemkab Bojonegoro untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih merata, terjangkau, dan berkualitas.
Empat inovasi yang diluncurkan adalah SATELIT (layanan telemedicine via WhatsApp), WASIAT (antrian online RSUD lewat satu nomor WhatsApp), SIGAP Plus PSC 119 (integrasi layanan kegawatdaruratan dengan BPBD dan Damkar), dan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk seluruh usia.
Program CKG telah melayani lebih dari 4.200 warga sejak Februari dan diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam deteksi dini penyakit di masyarakat.
“Cek Kesehatan Gratis adalah kado istimewa bagi warga Bojonegoro. Saya berharap masyarakat memanfaatkannya seluas-luasnya agar kualitas kesehatan meningkat dan berdampak pada kesejahteraan jangka panjang,” ungkap Bupati H. Setyo Wahono dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya digitalisasi layanan demi menjangkau warga dengan keterbatasan fisik, penyakit kronis, dan lansia.
Wakil Bupati Hj. Nurul Azizah menambahkan bahwa capaian program ini mencerminkan progres cepat di bidang kesehatan, termasuk transformasi RSUD Sosodoro, penerapan UHC, serta gerakan Bojonegoro bebas TBC.
Dalam kunjungannya, Bupati dan Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan kepada dua pasien TBC yang telah menjalani pengobatan dan kini dinyatakan negatif.
Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro menegaskan bahwa transformasi layanan ini bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi wujud keadilan dan pemenuhan hak dasar warga. Acara ditutup dengan pemeriksaan kesehatan pejabat daerah dan kunjungan ke ruang rawat inap.
Pemkab Bojonegoro berharap kolaborasi lintas sektor dapat memperkuat dampak nyata inovasi ini demi kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.