Rembang||jateng.bratapos.com - Pembangunan Gedung Perpustakaan Kabupaten Rembang yang mengalami keterlambatan kini dikebut pengerjaannya. Kontraktor mendapatkan perpanjangan waktu selama 14 hari untuk menyelesaikan proyek yang saat ini sudah mencapai tahap finishing.
Mandor pengawas bangunan, Kiswarin, menyampaikan optimisme bahwa gedung akan selesai dalam waktu yang ditentukan.
"Insya Allah, dalam waktu 14 hari ke depan kami bisa menyelesaikan pengerjaan yang tinggal tahap finishing saja," ujar Kiswarin kepada awak media, Senin (9/12/2024).
Menurutnya, beberapa bagian gedung seperti pemasangan keramik di beberapa ruangan dan kaca pembatas tangga masih dalam proses. Namun, material yang diperlukan telah tersedia.
"Kami menambah tenaga kerja dan menerapkan sistem lembur siang-malam, termasuk bekerja pada hari Minggu, agar pengerjaan selesai sebelum batas waktu," tambahnya.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang, Ahmad Sholchan, yang meninjau langsung pembangunan, mengatakan progres pengerjaan sudah mencapai 95 persen.
"Tinggal finishing, dan kontraktor berusaha untuk menyelesaikannya sesegera mungkin. Sesuai regulasi, keterlambatan dikenakan denda sebesar Rp9,8 juta per hari," ungkapnya.
Ahmad Sholchan optimistis gedung perpustakaan ini segera dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan minat baca dan literasi.
"Gedung ini nantinya menjadi pusat literasi di Kabupaten Rembang, sekaligus ikon kota pustaka di Jawa Tengah," ujarnya.
Pembangunan gedung perpustakaan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi pelajar dan masyarakat untuk mengakses informasi dan pengetahuan yang lebih luas.
Dilansir dari: Suara Java Indo