Penjabat Gubernur Jateng Salurkan 10 Ton Beras Cadangan Pangan ke Masyarakat Miskin di Surakarta Penjabat Gubernur Jawa Tengah memberi bantuan kepada masyarakat
Bratapos / Daerah

Penjabat Gubernur Jateng Salurkan 10 Ton Beras Cadangan Pangan ke Masyarakat Miskin di Surakarta

Terbit : 11-Nov-2024, 11:04 WIB // Pewarta : Arifin, Editor : Arifin // Viewers : 141 Kali

Surakarta||jateng.bratapos.com - Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., menyalurkan 10 ton beras dari Cadangan Pangan Pemerintah Daerah kepada masyarakat kurang mampu di Kecamatan Jebres, Pasar Kliwon, dan Banjarsari, Kota Surakarta. Penyaluran ini bertempat di Pendopo Kecamatan Pasar Kliwon, dan sebanyak 1.000 keluarga penerima manfaat (KPM) di daerah tersebut menerima bantuan.

Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Jateng dalam menekan angka kemiskinan yang saat ini berada di angka 10,47%. Melalui bantuan ini, pemerintah berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu sekaligus menurunkan angka kemiskinan di Jawa Tengah menjadi di bawah 10% pada akhir tahun.

“Kami laksanakan penyaluran ini secara rutin di 35 kabupaten/kota untuk mengurangi beban masyarakat,” ujar Pj Gubernur.

Selain bantuan pangan, berbagai upaya dilakukan seperti pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan target 17.000 unit di tahun 2024, dengan anggaran sekitar Rp20 juta per unit, yang sudah terealisasi sekitar 65-70%.

Di samping itu, Pemprov Jateng juga memberikan bantuan berupa jambanisasi, sambungan listrik gratis, dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat miskin melalui kerja sama dengan BAZNAS Jateng. Program ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan ekonomi masyarakat agar lebih mandiri.

Pjs Wali Kota Surakarta, Dhoni Widianto, menyampaikan apresiasi atas bantuan dan sinergi antara Pemprov Jateng dan Pemerintah Kota Surakarta, terutama karena Kota Surakarta masih memerlukan dukungan dalam penanggulangan kemiskinan. Pemkot Surakarta sendiri telah menyalurkan bantuan pangan kepada sekitar 5.700 KPM melalui program penanggulangan kerawanan pangan. Namun, menurut Dhoni, masih ada banyak warga yang belum terjangkau karena keterbatasan anggaran.

“Dukungan dari Pemprov Jateng sangat berarti bagi masyarakat yang belum menerima bantuan dari Pemkot,” kata Dhoni, yang berharap sinergi ini terus berlanjut untuk meningkatkan kesejahteraan warga di Surakarta.


Pilihan Untukmu