Penulisan Buku Mozaik Gagasan R.A. Kartini untuk Bangsanya Mendapat Apresiasi Dari Pemkab Rembang Foto : Acara dialog Gagasan RA Kartini untuk Bangsanya yang berlangsung di pasanggrahan makam RA, Kartini, (18/04/2025).
Bratapos / Daerah

Penulisan Buku Mozaik Gagasan R.A. Kartini untuk Bangsanya Mendapat Apresiasi Dari Pemkab Rembang

Terbit : 19-Apr-2025, 09:44 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 160 Kali

Rembang || jateng.bratapos.com -Pemerintah Kabupaten Rembang memberikan apresiasi terhadap penulisan buku kompilasi Mozaik Gagasan R.A.Kartini untuk Bangsanya yang ditulis oleh 56 orang penulis Jepara dan Rembang.

Apresiasi itu disampaikan oleh Wakil Bupati Rembang, HM. Hanies Cholil Barro’ saat mewakili Bupati Rembang H. Harno membuka dialog Gagasan RA Kartini untuk Bangsanya yang berlangsung di pasanggrahan makam RA, Kartini  di Bulu Rembang Jumat 18 April 2025.

Dialog diikuti 100 orang lebih yang terdiri penulis, budayawan dan aktivis perempuan dari kedua kota yang paling bersejarah bagi perjalanan hidup Kartini yaitu Jepara dan Rembang.

Menurut Gus Hanies, penulisan buku yang berisi gagasan R.A Kartini ini bukan saja cara mengenang tetapi juga menggali lebih dalam makna perjuangan seorang perempuan luar biasa Raden Ajeng Kartini yang telah memberikan kontribusi besar terhadap arah pemikiran dan perjuangan perempuan Indonesia

“R.A. Kartini lahir di tengah masyarakat feodal yang sangat membatasi ruang gerak perempuan, terutama dalam hal pendidikan dan kebebasan berpendapat. Namun dalam kondisi seperti itulah, justru muncul gagasan-gagasan besar dari seorang perempuan muda yang memiliki keberanian, kecerdasan, dan kepedulian tinggi terhadap bangsanya,” ungkap Wabup Hanies.

Kartini tidak hanya memperjuangkan hak-hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan, tetapi juga meletakkan dasar bagi tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa perempuan adalah bagian tak terpisahkan dari kemajuan bangsa dan Kartini memiliki visi yang sangat maju bahwa pendidikan adalah jembatan emas menuju kemerdekaan berpikir dan martabat manusia.

Gus Hanies menyebut perjuangan Kartini bukanlah perjuangan untuk perempuan semata, melainkan perjuangan untuk bangsa ini secara keseluruhan. “Karena ketika perempuan maju, maka keluarga akan maju. Ketika keluarga maju, maka masyarakat akan maju. Dan ketika masyarakat maju, maka bangsa ini akan berdiri tegak dengan kuat.” Paparnya

Pemerintah Kabupaten Rembang sangat menyambut baik kegiatan seperti ini, karena menjadi bagian dari upaya kita untuk terus menyuarakan nilai-nilai emansipasi, keadilan gender, dan pendidikan yang inklusif. Kita menyadari bahwa perjuangan Kartini masih harus terus dilanjutkan dalam bentuk nyata.

Namun kami juga sadar bahwa upaya ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dari semua pihak. Oleh karena itu, melalui dialog ini, saya berharap akan muncul gagasan-gagasan segar, ide-ide progresif, serta semangat kolaboratif untuk memperkuat perjuangan yang telah dirintis Kartini lebih dari seabad yang lalu.

Dalam acara ini Ketua Yayasan Kartini Indonesia Hadi Priyanto  juga telah menyerahkan buku karyanya, RA Kartini Penyulut Api Nasionalisme Indonesia dan RMP Panji Biografi dan Ajaran-ajarannya.

 

 

 

 

( Istanta Media Brata Pos Rembang ).


Pilihan Untukmu