Perayaan Tahun Baru 2025 Tinggalkan Puluhan Ton Sampah di Banyumas Foto : Perayaan Tahun Baru 2025 di Kabupaten Banyumas meninggalkan masalah sampah yang cukup besar. Pada Rabu (1/1/2025) pagi.
Bratapos / Daerah

Perayaan Tahun Baru 2025 Tinggalkan Puluhan Ton Sampah di Banyumas

Terbit : 01-Jan-2025, 20:58 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 228 Kali

Banyumas||jateng.bratapos.com - Perayaan Tahun Baru 2025 di Kabupaten Banyumas meninggalkan masalah sampah yang cukup besar. Pada Rabu (1/1/2025) pagi, sampah terlihat menumpuk di sejumlah titik, terutama di Alun-Alun Purwokerto dan Menara Teratai, yang menjadi pusat kegiatan malam pergantian tahun.

Menanggapi masalah ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas menerjunkan 400 personel dari enam Unit Pengelola Kebersihan dan Pertamanan (UPKP), yang mencakup wilayah Purwokerto, Banyumas, Sumpiuh, Ajibarang, Kembaran, dan Wangon.

Sekretaris DLH Banyumas, dr. Arif Sugiono, menjelaskan bahwa tim sudah disiapkan untuk mengatasi masalah sampah pasca-perayaan tahun baru. Personel mulai bekerja sejak dini hari di titik-titik konsentrasi keramaian.

“Kami kerahkan tim untuk menyelesaikan masalah sampah setelah perayaan tahun baru. Meskipun dengan armada yang ada belum sepenuhnya optimal, kami berusaha semaksimal mungkin sesuai tugas kami,” katanya.

Arif Sugiono memperkirakan volume sampah yang tertinggal setelah perayaan tahun baru meningkat hingga 10 kali lipat dibandingkan dengan hari biasa. Sampah-sampah tersebut sebagian besar berupa plastik dan sampah organik.

“Sekitar 15-20 dump truck dikerahkan, dengan estimasi volume sampah mencapai 20-30 ton,” ungkapnya.

Sampah yang terkumpul kemudian dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Berbasis Lingkungan dan Edukasi (BLE) di Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor, untuk diproses. Limbah anorganik diolah menjadi produk seperti bahan RDF atau bubur sampah, sementara sampah organik dimanfaatkan untuk pakan maggot dan pupuk kompos.


Pilihan Untukmu