Perhutani Sosialisasikan Agroforestry Dukung Ketahanan Pangan Pemerintah Foto : Perhutani KPH Semarang gelar kegiatan sosialisasi agroforestry.
Bratapos / Daerah

Perhutani Sosialisasikan Agroforestry Dukung Ketahanan Pangan Pemerintah

Terbit : 06-Jul-2025, 13:52 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 190 Kali

Semarang || Jateng.Bratapos.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Semarang menggelar kegiatan sosialisasi agroforestry pada Sabtu (4/7/2025) di kawasan hutan petak 1019, RPH Susukan, BKPH Penggaron. Kegiatan ini melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH) Subur Makmur Sentosa dari Dukuh Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat desa hutan terkait pengelolaan hutan berkelanjutan serta potensi ekonomi dari sistem tumpangsari. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan Perhutani terhadap program ketahanan pangan pemerintah.

Perwakilan Administratur KPH Semarang, Catur Tovix selaku Asper/KBKPH Penggaron, menegaskan pentingnya pengelolaan hutan yang partisipatif dan lestari. Ia menyebut bahwa hutan bisa dimanfaatkan tanpa harus dirusak.

“Pengelolaan hutan yang dilakukan dengan benar dan bersama-sama akan membawa manfaat ekonomi. Melalui agroforestry, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan, bahkan dari potensi lain seperti budidaya lebah madu dan wisata,” ujarnya.

Ketua KTH Subur Makmur Sentosa, Jumirin, menyambut positif program ini. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Perhutani dan menekankan pentingnya peran hutan bagi masyarakat sekitar.

“Kami mengapresiasi sosialisasi ini karena menambah wawasan kami tentang pentingnya menjaga hutan. Kami sadar, selain hak untuk mengelola, kami juga punya kewajiban seperti membayar PNBP usai panen,” ucap Jumirin.

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Ungaran Timur, Mey Tri Setianingtyas, SP, menyatakan komitmennya untuk mendampingi KTH dalam budidaya tanaman buah serta penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) guna memperoleh pupuk bersubsidi.

Dukungan juga datang dari Kapolsubsektor Ungaran Timur, Iptu Djarot Hartono. Ia menyatakan bahwa Polri siap membantu keberhasilan program ini demi ketahanan pangan nasional.

“Kami mendukung optimalisasi lahan melalui agroforestry agar lahan kosong bisa dimanfaatkan menjadi lahan pertanian produktif,” tegas Iptu Djarot.


Pilihan Untukmu