PKK Jateng Dorong Edukasi Stunting untuk Remaja Foto : Acara peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Rakernas X PKK.
Bratapos / Daerah

PKK Jateng Dorong Edukasi Stunting untuk Remaja

Terbit : 11-Jul-2025, 14:15 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 137 Kali

Samarinda || Jateng.Bratapos.com — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mendorong seluruh kader di daerahnya agar aktif memberikan edukasi stunting sejak usia remaja. Hal ini disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Rakernas X PKK di Stadion Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (8/7/2025).

“Kita juga harus menyiapkan edukasi kepada remaja, agar mereka bisa menjaga kesehatannya, supaya tidak terjadi stunting sejak dini,” tegas Nawal Arafah.

Ia menyebut, pencegahan stunting harus menjadi program prioritas hingga tingkat dasawisma, serta tidak hanya mengikuti agenda nasional, melainkan juga disesuaikan dengan isu lokal yang relevan.

“Program-program PKK ini jangan hanya mengacu ke nasional saja, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan yang ada di masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, penguatan fungsi dasawisma sangat penting karena berada di garda terdepan dalam membina keluarga. Edukasi gizi, imunisasi, dan tumbuh kembang anak perlu terus digencarkan. Ia juga memastikan bahwa hasil Rakernas PKK akan segera ditindaklanjuti secara konkret di Jawa Tengah.

“Kami siap untuk menindaklanjuti hasil-hasil Rakernas hari ini, dan insyaallah nanti akan sampai ke dasawisma-dasawisma di seluruh Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya menegaskan.

Rakernas X PKK secara resmi dibuka oleh Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapannya agar Rakernas ini menghasilkan dokumen strategis yang mampu memperkuat peran PKK secara sistematis dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Rakernas ini menjadi titik tolak penyelenggaraan PKK yang lebih sistematis, terarah, dan berdampak nyata,” katanya.

Sementara itu, Pelindung TP PKK Selvi Gibran Rakabuming turut mengapresiasi pengabdian para kader PKK, termasuk yang telah mengabdi puluhan tahun. Ia juga menyoroti keberhasilan PKK dalam membantu penurunan angka stunting melalui Posyandu.

“Prevalensi stunting saat ini 19,8 persen. Turun 1,7 persen dari sebelumnya, tetapi jangan berhenti. Kita harus terus bergerak,” serunya. 


Pilihan Untukmu