Polda Jateng Siapkan Empat Strategi Keamanan Ramadan Foto : Rapat kesiapan cipta kondisi kamtibmas menjelang idul fitri 1446 H.
Bratapos / Daerah

Polda Jateng Siapkan Empat Strategi Keamanan Ramadan

Terbit : 05-Mar-2025, 14:46 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 149 Kali

Semarang || jateng.bratapos.com - Polda Jawa Tengah mengadakan rapat kesiapan untuk menciptakan kondisi aman selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1446 H. Rapat yang diadakan pada Senin (3/3/2025) di Gedung Borobudur, Mapolda Jateng ini dipimpin oleh Kombes Pol Basya Radyananda dan dihadiri oleh berbagai pihak, baik internal Polri maupun instansi terkait dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Pertemuan ini menunjukkan kerjasama yang erat antara Polri dan Pemerintah Daerah untuk menjaga keamanan masyarakat selama bulan puasa dan Idul Fitri.

Kombes Pol Basya Radyananda mengungkapkan empat strategi utama yang disiapkan oleh Polda Jateng. Pertama adalah peningkatan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran pemberantasan penyakit masyarakat seperti miras, narkoba, perjudian, serta penertiban peredaran petasan ilegal.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh satuan wilayah yang telah melaksanakan pengungkapan kasus dan merilis hasilnya kepada publik,” ujar Basya.

Strategi kedua adalah pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi yang berlangsung dari 10 hingga 23 Februari 2025, yang bertujuan untuk mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas, khususnya bagi para pemudik.

Selain itu, Polda Jateng juga akan melaksanakan Operasi Pekat Candi 2025 untuk memberantas tindak kriminalitas seperti peredaran narkoba dan perjudian, serta mengatasi gangguan keamanan seperti balon udara liar. 

“Tujuan operasi ini adalah untuk menekan angka kecelakaan dan gangguan keamanan lainnya,” jelas Basya.

Untuk memastikan situasi aman dan kondusif selama bulan Ramadhan, Polda Jateng juga mengintensifkan patroli dan pengamanan di kawasan publik, jalan raya, serta objek vital lainnya.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menambahkan bahwa sinergi antar instansi dan keterlibatan masyarakat sangat penting untuk menciptakan keamanan. 

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah dan mengedepankan toleransi serta kebersamaan selama bulan suci Ramadan,” tegasnya.


Pilihan Untukmu