Polres Grobogan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Korban Kebakaran Pasar Gubug Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Korban Kebakaran Pasar Gubug
Bratapos / Daerah

Polres Grobogan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Korban Kebakaran Pasar Gubug

Terbit : 08-Nov-2024, 09:29 WIB // Pewarta : Arifin, Editor : Arifin // Viewers : 163 Kali

Grobogan||jateng.bratapos.com - Sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap para korban kebakaran di Pasar Gubug, Polres Grobogan mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang ditujukan untuk para pedagang serta warga sekitar yang terdampak pada Kamis (7/11/2024). Pemeriksaan ini berlangsung di halaman Pasar Gubug, melibatkan kerja sama dengan Puskesmas Gubug untuk memastikan kesehatan dan pemulihan para korban.

Wakapolres Grobogan, Kompol Gali Atmajaya, menyampaikan bahwa kegiatan ini diadakan untuk memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan warga, terutama yang terpapar asap kebakaran saat kejadian.

“Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi fisik warga, terutama yang terpapar asap kebakaran, serta memberikan pelayanan medis kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah serta pemeriksaan kesehatan umum. Setelah pemeriksaan, warga menerima obat-obatan dan vitamin guna membantu pemulihan mereka. Total 212 warga memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini. Selain itu, Polres Grobogan juga menyalurkan bantuan berupa minyak goreng dan mi instan untuk meringankan beban warga yang harus memulai kembali usaha mereka dari awal.

Kompol Gali Atmajaya menegaskan komitmen Polres Grobogan dalam mendukung para pedagang yang terdampak kebakaran.

"Kami akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk mempercepat proses pemulihan, baik dalam aspek kesehatan, sosial, maupun ekonomi warga," tambahnya.

Kebakaran hebat yang terjadi pada Senin malam (4/11/2024) ini menyebabkan 1.290 pedagang di Pasar Gubug kehilangan barang dagangannya. Kebakaran menghanguskan total 198 unit toko, 751 unit los, dan 341 unit dasaran. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp 47,3 miliar.


Pilihan Untukmu