Jepara||jateng.bratapos.com – Puluhan ribu orang hadir dalam pengajian yang dipimpin oleh Muhammad Iqdam Kholid, atau Gus Iqdam, untuk merayakan kemenangan pasangan MAWAR (Mas Wiwit-Gus Hajar) sebagai Bupati Jepara 2024-2029 pada Sabtu (28/12/2024). Acara yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Bandungharjo, Donorojo, Jepara, dimulai pukul 21.25 WIB, namun ribuan jemaah sudah hadir sejak sore hari untuk mengikuti rangkaian hadroh yang dimulai pukul 19.00 WIB.
Antusiasme masyarakat dari Jepara, Pati, Demak, dan Grobogan sangat tinggi untuk mengikuti pengajian yang diadakan oleh Gus Iqdam, pendakwah muda Nahdlatul Ulama sekaligus pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah. Hadir juga Hadroh Pusat Sabilu Taubah dari Blitar. Selain itu, acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, Pj Bupati Jepara, Kapolres, Dandim 0719/Jepara, serta anggota DPR dan DPRD Jepara.
Ketua Panitia Pelaksana, H. Siswanto, yang juga Petinggi Desa Bandungharjo, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua jemaah yang hadir untuk mengucapkan syukur atas kemenangan Mawar. “Pengajian ini sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas kemenangan Mas Wiwit-Gus Hajar,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Menteri Sakti Wahyu Trenggono mengucapkan selamat kepada pasangan Mawar dan berharap mereka dapat membawa Jepara menuju kesejahteraan, dengan dukungan dalam sektor perikanan dan pariwisata pesisir.
Gus Iqdam dalam tausiyahnya menyampaikan pentingnya bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT, dan berharap keberkahan acara ini membawa manfaat bagi masyarakat Jepara. Ia juga rutin memberikan shodaqoh berupa uang dan hadiah dalam setiap pengajian, yang kali ini diterima oleh beberapa warga, termasuk Subroto, seorang penjual lontong tahu yang mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 1.500.000.
Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk pasangan suami istri non-Muslim, yang mengungkapkan rasa kagumnya terhadap pengajian Gus Iqdam. Ibu Jujuk, seorang janda dengan dua anak, juga berkesempatan menerima hadiah dari Menteri Trenggono sebesar Rp 4.000.000.
Pengajian ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Romo KH Ahmad Marzuki, mantan Bupati Jepara, sebagai tanda syukur dan harapan baik bagi masa depan Jepara.