Pekalongan || jateng.bratapos.com - Seorang wanita berinisial NK (26), warga Pringrejo, Pekalongan Barat, menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh pria berinisial AS (35). AS, yang mengaku sebagai dokter kandungan di RSUD Kajen, merayu NK dengan janji bisa membantunya lolos menjadi PNS melalui jalur “orang dalam” di IKN. Korban pun terbuai dan akhirnya mentransfer uang sebesar Rp 150 juta untuk biaya proses tersebut.
NK pertama kali mengenal pelaku pada 2019, dan pertemuan kembali terjadi pada 2022, saat AS mulai meminta uang dengan alasan untuk proses kelulusan menjadi PNS. Untuk meyakinkan korban, pelaku bahkan mengenakan seragam dinas lengkap. Namun, NK baru menyadari bahwa ia telah ditipu setelah diajak ke Jakarta, di mana AS tiba-tiba menghilang begitu saja.
Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut, NK menemukan bahwa AS bukanlah seorang dokter dan nama yang digunakan pelaku adalah palsu.
Kasus penipuan ini kemudian dilaporkan ke Polsek Pekalongan Barat pada 5 Februari 2024. Kapolsek AKP Slamet Mustamto membenarkan bahwa kasus tersebut telah memasuki tahap penyidikan.
NK berharap uang yang telah hilang bisa kembali, namun hingga kini, pelaku terus menghindar dan belum memenuhi janji untuk mengembalikan uang tersebut.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait pelaku yang kini dalam pencarian. Kasus ini mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap janji-janji yang menggiurkan dari orang yang tidak dikenal.