SEMARANG||Jateng.bratapos.com – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menekankan pentingnya peran Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk memperkuat langkah pencegahan praktik pungli. Dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Saber Pungli 2024 yang berlangsung di Kantor Inspektorat Jateng pada Kamis (19/12/2024), Sumarno menyatakan bahwa keberhasilan menciptakan pemerintahan yang bersih akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.
“Peran Tim Saber Pungli sangat strategis karena mereka menjadi pengawal untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih,” ujarnya.
Sumarno mengingatkan bahwa pungli dapat meningkatkan biaya investasi dan menurunkan kepercayaan investor. Ia meminta pegawai yang bertugas di sektor perizinan untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, murah, dan transparan, tanpa memberatkan masyarakat.
Fokus Pencegahan di Pelayanan Publik
Inspektur Provinsi Jateng, Dhoni Widianto, menjelaskan bahwa upaya Saber Pungli di Jateng difokuskan pada pencegahan pungli dalam pelayanan publik, terutama dalam perizinan usaha. Langkah-langkah seperti sosialisasi di instansi pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi vertikal di berbagai daerah terus digencarkan.
“Sanksi tegas akan diberikan kepada siapa pun yang melakukan pungli, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Untuk ASN, ancaman terberatnya adalah pemecatan,” tegas Dhoni.
Penghargaan kepada Unit Pemberantasan Pungli
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Jateng juga memberikan penghargaan kepada Unit Pemberantasan Pungli (UPP) sejumlah kabupaten/kota atas kinerja dan inovasi mereka dalam mitigasi pencegahan pungli. Penghargaan juga diberikan kepada UPP yang berhasil menangani aduan masyarakat terkait pungli.
Melalui kolaborasi antara Saber Pungli, pemerintah daerah, dan masyarakat, Jateng diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif dan pelayanan publik yang bebas dari pungutan liar.