Sekda Jateng Apresiasi Inovasi Aplikasi Wisata Sejarah Jasirah dari Bank Indonesia Sekda Jateng Apresiasi Inovasi Aplikasi Wisata Sejarah Jasirah dari Bank Indonesia
Bratapos / Daerah

Sekda Jateng Apresiasi Inovasi Aplikasi Wisata Sejarah Jasirah dari Bank Indonesia

Terbit : 04-Dec-2024, 09:56 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 180 Kali

Semarang||jateng.bratapos.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, memberikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Tengah atas peluncuran aplikasi Jejak Wisata Sejarah (Jasirah). Aplikasi ini menjadi inovasi digital untuk mempromosikan destinasi wisata sejarah di Jawa Tengah dan meningkatkan kunjungan wisatawan.

Sumarno menyebutkan bahwa aplikasi ini menjadi rujukan penting bagi masyarakat untuk mengeksplorasi tempat-tempat wisata sejarah di Jawa Tengah. Hal tersebut ia sampaikan saat melepas peserta Gowes Jasirah di Halaman Kantor Wilayah BI Jawa Tengah, Sabtu (30/11/2024).

Inisiasi yang dipimpin oleh Kepala Kanwil BI Jateng, Rahmat Dwisaputra, ini dinilai sejalan dengan program pengembangan sektor pariwisata yang dicanangkan Pemprov Jateng. Sumarno optimistis aplikasi Jasirah dapat berkontribusi pada peningkatan konsumsi masyarakat di destinasi wisata sejarah. Ia menjelaskan bahwa dengan masyarakat mengakses aplikasi ini dan berkunjung ke destinasi wisata, mereka akan membelanjakan uang untuk kebutuhan seperti makanan, penginapan, dan oleh-oleh. Hal ini tentunya berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Jawa Tengah memiliki banyak bangunan dan situs sejarah potensial, seperti Candi Borobudur, Gedung Lawang Sewu, Museum Kereta Api Ambarawa, Kota Lama Semarang, hingga Masjid Agung Demak. Dengan adanya Jasirah, destinasi-destinasi tersebut diharapkan semakin populer dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.

Ndari Surjaningsih, Pelaksana Harian Kepala Kanwil BI Jateng, menyebutkan bahwa aplikasi Jasirah yang diluncurkan pada 2022 tidak hanya memuat informasi destinasi sejarah, tetapi juga menyediakan detail pemandu wisata, produk UMKM, oleh-oleh khas daerah, dan informasi lainnya. Ke depan, Jasirah akan dilengkapi fitur travel pattern, yang memberikan rute perjalanan wisata untuk memudahkan pelancong menjelajahi Jawa Tengah.

Sebagai bagian dari promosi aplikasi Jasirah, BI Jawa Tengah menggelar Gowes Jasirah, perjalanan bersepeda dari Semarang menuju Yogyakarta, dengan pemberhentian di Candi Plaosan, Klaten. Event ini menempuh jarak 140 km dan melibatkan 25 pesepeda dari berbagai komunitas. Kolaborasi antara wisata sejarah dan olahraga ini diharapkan dapat memperluas wawasan masyarakat terhadap destinasi sejarah di Jawa Tengah.

Dengan aplikasi Jasirah dan inisiatif seperti Gowes Jasirah, Pemprov Jateng dan BI optimis pariwisata sejarah di Jawa Tengah akan semakin berkembang, mendukung UMKM lokal, dan menciptakan dampak ekonomi yang signifikan.


Pilihan Untukmu