Speling Tangani Penyakit Kulit Warga Terdampak Rob Foto : Dokter speling melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang terdampak banjir rob.
Bratapos / Daerah

Speling Tangani Penyakit Kulit Warga Terdampak Rob

Terbit : 17-Jun-2025, 12:22 WIB // Pewarta : Kacab Jateng, Editor : Kacab Jateng // Viewers : 196 Kali

Demak || Jateng.Bratapos.com – Sejumlah dokter spesialis kulit dari RSUD dr. Moewardi Surakarta melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang terdampak banjir rob di Kecamatan Sayung, Demak, Sabtu (14/6/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Dokter Spesialis Keliling (Speling), yang diinisiasi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Pemeriksaan dilakukan di Balai Desa Sriwulan dan menyasar warga yang rawan terserang penyakit kulit akibat dampak genangan rob. Program ini tak hanya memberikan layanan medis, tapi juga edukasi seputar pencegahan penyakit kulit.

“Penyakit kulit sering kali muncul setelah banjir, terutama infeksi jamur yang ditandai dengan rasa gatal, kulit kering, dan mudah iritasi,” jelas dr. Pratiwi Prasetya Primisawitri, SpKK, dari RSUD dr. Moewardi.

Senada, dr. Rahmat Firdaus Dwi, SpKK, menyarankan agar warga menghindari penggunaan sabun antiseptik dan beralih ke sabun dengan pelembab. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan diri.

“Gunakan air biasa saat mandi dan jangan lupa pakai pelembab. Pola hidup bersih dan sehat itu kunci,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yunita Dyah Suminar, menjelaskan, program Speling dilakukan bersama sejumlah instansi, termasuk RSUD dr. Moewardi, Dinkes Provinsi Jateng, Dinkes Demak, serta Puskesmas Sayung.

“Sesuai arahan Gubernur, Speling ditujukan untuk warga yang langganan terdampak banjir dan rob, terutama di Sayung,” ujarnya.

Selama pelaksanaan Speling dari 12–14 Juni 2025 di Desa Purworejo, Desa Sayung, dan Desa Sriwulan, tercatat ada 50 warga yang mengalami keluhan penyakit kulit.

Menik Sutini (66), warga Sriwulan, mengaku bersyukur mendapat layanan gratis ini. “Saya senang sekali. Tadi periksa pusing dan tensi darah, juga suami saya periksa strok. Terima kasih Bapak Gubernur dan stafnya,” ujarnya.

Yanti (55), warga lainnya, berharap program ini bisa dilanjutkan. “Semoga Speling bisa rutin dan menjangkau lebih banyak wilayah terdampak,” harapnya.


Pilihan Untukmu